Sabtu, 27 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home Opini

Muhasabah di Akhir 2024 dan Awal 2025

Oleh : DR. KH Amidhan Shaberah Ketua MUI (1995-2015)/Komnas HAM 2002-2007

admin by admin
31 Desember 2024
in Opini
0
0
SHARES
56
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI – Hari ini, Selasa 31 Desember 2924, umat manusia di seluruh dunia mengucapkan: Selamat tinggal Tahun 2024 sekaligus menyambut tahun baru 1 Januari 2025. Tanggal 31 Desember 2024 dan 1 Januari 2025 kini telah menjadi “Hari Raya Dunia” semua umat manusia. Maka, alangkah baiknya jika momen tersebut, tak hanya di isi dengan pesta pora. Tapi juga diisi dengan muhasabah.

Apa itu muhasabah? Muhasabah adalah refleksi diri secara menyeluruh. Yaitu berupa perenungan terhadap apa yang telah kita lakukan di masa lalu dan apa yang harus kita lakukan di masa depan. Semuanya dilakukan untuk memperbaiki kualitas kehidupan individu dan sosial kita, termasuk dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan demikian muhasabah mempunyai makna yang lebih luas dan mendalam dari sekadar kaleidoskop yang mencatat petistiwa-peristiwa tahun terakhir. Momen pergantian tahun ini, tepat sekali bila dijadikan refleksi diri total untuk mengenang dan mengevaluasi perbuatan yang telah kita lakukan selama setahun terakhir.

Dalam Islam, refleksi diri total tersebut dikenal dengan istilah muhasabah. Muhasabah atau evaluasi diri menyeluruh itu penting bagi kehidupan manusia. Dengan melakukan muhasabah, seseorang diharapkan dapat menjadi pribadi yang lebih baik di masa datang.

Dalam Surat al-Hasyr 18 Allah berfirman: “Wahai orang-orang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok. Bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.”

Dalam ayat tersebut, Allah dengan tegas menganjurkan umat manusia untuk senantiasa memperhatikan setiap langkah dan perbuatan mereka selama hidup di dunia. Sebab, semua perbuatan tersebut kelak akan dihisab secara teliti di kemudian hari. Dengan demikian muhasabah itu penting — tak hanya di momen pergantian tahun, tapi juga setiap saat.

Maka akangkah baiknya memperingati tahun baru 2025, kita melakukan muhasabah secara menyeluruh di sepanjang hidup kita. Minimal di sepanjDatahun 2024. Kemudian kita “berniat” untuk memperbaiki amal ibadah untuk tahun 2025.

Imam al-Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin menyatakan: Hendaknya setiap orang memperhatikan baik-buruknya perbuatan yang akan dilakukan untuk kebaikan esok hari. Untuk bekal hidup di hari kemudian, lakukanlah hal-hal terbaik yang betmanfaat untuk manusia dan lingkingan hidupnya.

Di era global warming dan ancaman perang nuklir, amalan terbaik adalah upaya penyelamatan hidup manusia dan mencegah perang nuklir yang akan menghancurleburkan planet bumi. Allah sangat membenci orang-orang yang membuat kerusakan di bumi. Dan Allah akan menimpakan kesengsaraan atau siksa kepada manusia yang merusak bumi itu.

Dalam surat Ar-Rum 41-42 Allah berfirman: “Telah tampak kerusakan di darat dan di laut karena perbuatan tangan manusia. Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). Katakanlah (Muhammad), “Bepergianlah di bumi lalu lihatlah bagaimana kesudahan orang-orang dahulu. Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah).”
Yang mempersekutukan Allah dalam konteks ayat ini adalah orang-orang zalim dan orang-orang yang sok berkuasa atau diktator, menganggap dirinya Tuhan (musyrik).

Kenapa Allah membenci perusak bumi? Karena para perusak bumi adalah orang-orang zalim. Mereka adalah orang-orang yang merusak keadilan.

Dalam Quran, Allah berkali-kali mengingatkan manusia untuk berbuat adil dalam segala hal. Ini karena keadilan adalah penopang kehidupan alam semesta. Manusia berperang dan global warming meningkat, penyebab utamanya adalah rusaknya keadilan. Itulah sebabnya Sayyidina Ali menyatakan, tegakkan keadilan meski langit akan runtuh. Karena hanya dengan keadilan, kehidupan di bumi dan langit tegak dan kokoh.

Bagi bangsa Indonesia, bermuhasabah di pergantian tahun 2024-2025 ini sangat penting. Karena di periode tersebut terjadi banyak peristiwa politik yang memanaskan kehidupan bernegara. Mulai dari debat dan kompetisi politik yang terjadi pada proses pemilu, pilpres dan pilkada, sampai peristiwa-petistiwa “panas” yang terjadi sesudahnya.

Dalam muhasabah mengakhiri tahun 2024, bangsa Indonesia perlu “bertobat” untuk tidak mengulangi kecurangan dan segala macam kesalahan yang terjadi dalam mengarungi proses politik pemilu, pilpres, dan pilkada. Seterusnya untuk menyongsong tahun baru 2025, bangsa Indonesia harus bertekad untuk memperbaiki diri dengan menjalankan politik dan pemerintahan yang adil dan beradab. Semoga Allah memberkahi bangsa Indonesia.

Tags: Catatan akhir tahunKoranmerapi.idMuhasabahTahun 2024Tahun 2025

Related Posts

Pembelajaran Sains Berwawasan Nilai-Nilai Tamansiswa
Opini

Pembelajaran Sains Berwawasan Nilai-Nilai Tamansiswa

21 Juni 2026
Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan
Opini

Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan

10 Juni 2026
Memelihara Harapan, Catatan Hendry Ch Bangun (FWK)
Opini

Memelihara Harapan, Catatan Hendry Ch Bangun (FWK)

6 Juni 2026
Ketika ‘Pesta Babi’ Menjadi Metafora Papua
Opini

Ketika ‘Pesta Babi’ Menjadi Metafora Papua

14 Mei 2026
Saat Rasa Aman Dipertaruhkan: Menakar Akuntabilitas Layanan Pendidikan Anak Usia Dini
Opini

Saat Rasa Aman Dipertaruhkan: Menakar Akuntabilitas Layanan Pendidikan Anak Usia Dini

28 April 2026
Hari Kebebasan Pers Dunia:  Menjadi Suluh dan Lokomotif Bangsa
Opini

Hari Kebebasan Pers Dunia:  Menjadi Suluh dan Lokomotif Bangsa

3 Mei 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
Kick Off Normalisasi Kali Code Dimulai, Wisata Arung Jeram dan Susur Sungai Segera Digelar

Kick Off Normalisasi Kali Code Dimulai, Wisata Arung Jeram dan Susur Sungai Segera Digelar

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
Kick Off Normalisasi Kali Code Dimulai, Wisata Arung Jeram dan Susur Sungai Segera Digelar

Kick Off Normalisasi Kali Code Dimulai, Wisata Arung Jeram dan Susur Sungai Segera Digelar

26 Juni 2026
Perkuat Sinergi dan Kebersihan Lingkungan, Dinas Kominfo DIY Gelar Jalan Pagi dan Kerja Bakti Program ASRI

Perkuat Sinergi dan Kebersihan Lingkungan, Dinas Kominfo DIY Gelar Jalan Pagi dan Kerja Bakti Program ASRI

26 Juni 2026
Meriahkan Tutup Tahun di GL Zoo, TK Bumi Warta Yogyakarta Siap Cetak Generasi Cerdas dan Berakhlak Mulia

Meriahkan Tutup Tahun di GL Zoo, TK Bumi Warta Yogyakarta Siap Cetak Generasi Cerdas dan Berakhlak Mulia

25 Juni 2026
Menjaga Renyahnya Bisnis Mahioka Frozen: Dari Singkong Hotelan hingga Tembus Supermarket. Ini Buktinya!

Menjaga Renyahnya Bisnis Mahioka Frozen: Dari Singkong Hotelan hingga Tembus Supermarket. Ini Buktinya!

24 Juni 2026
Kick Off Normalisasi Kali Code Dimulai, Wisata Arung Jeram dan Susur Sungai Segera Digelar

Kick Off Normalisasi Kali Code Dimulai, Wisata Arung Jeram dan Susur Sungai Segera Digelar

26 Juni 2026
Perkuat Sinergi dan Kebersihan Lingkungan, Dinas Kominfo DIY Gelar Jalan Pagi dan Kerja Bakti Program ASRI

Perkuat Sinergi dan Kebersihan Lingkungan, Dinas Kominfo DIY Gelar Jalan Pagi dan Kerja Bakti Program ASRI

26 Juni 2026
Meriahkan Tutup Tahun di GL Zoo, TK Bumi Warta Yogyakarta Siap Cetak Generasi Cerdas dan Berakhlak Mulia

Meriahkan Tutup Tahun di GL Zoo, TK Bumi Warta Yogyakarta Siap Cetak Generasi Cerdas dan Berakhlak Mulia

25 Juni 2026
Menjaga Renyahnya Bisnis Mahioka Frozen: Dari Singkong Hotelan hingga Tembus Supermarket. Ini Buktinya!

Menjaga Renyahnya Bisnis Mahioka Frozen: Dari Singkong Hotelan hingga Tembus Supermarket. Ini Buktinya!

24 Juni 2026
DePA-RI Desak Revisi UU Advokat Berorientasi Pada Kualitas Profesi Dan Kepentingan Pencari Keadilan 

DePA-RI Desak Revisi UU Advokat Berorientasi Pada Kualitas Profesi Dan Kepentingan Pencari Keadilan 

23 Juni 2026
Usulkan Udin Pahlawan Nasional Bidang Jurnalistik, PWI DIY Bentuk Tim Adhoc dan Gelar Rakor

Usulkan Udin Pahlawan Nasional Bidang Jurnalistik, PWI DIY Bentuk Tim Adhoc dan Gelar Rakor

23 Juni 2026