Senin, 14 September 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home Opini

Dipimpin Pegawai BUMN, Masihkah PWI Menjadi Organisasi Independen?

Oleh: Junaidi Rusli (Wartawan dan Pemerhati Kebijakan Publik)

admin by admin
27 September 2025
in Opini
0
0
SHARES
21
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) sejak awal berdiri membawa misi besar menjaga marwah profesi dan kemandirian pers di tanah air. Sebagai organisasi wartawan terbesar, PWI diharapkan berdiri tegak di atas semua kepentingan, terutama dalam mengawal independensi pers dari intervensi kekuasaan. Namun kini publik layak bertanya: masihkah PWI independen ketika pucuk pimpinannya dijabat oleh Ahmad Munir, yang sekaligus menjabat sebagai Direktur Utama LKBN Antara—salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN)?

Pertanyaan ini wajar muncul. Seorang Dirut BUMN secara struktural adalah bagian dari birokrasi negara, tunduk pada aturan, kebijakan, dan kepentingan pemerintah. Bagaimana mungkin PWI sebagai organisasi profesi wartawan bisa sepenuhnya independen jika dipimpin oleh seseorang yang posisinya sangat terikat pada kepentingan negara? Bukankah ini menciptakan potensi konflik kepentingan yang nyata?

Independensi pers bukan hanya jargon, melainkan prinsip dasar. Jika kepemimpinan PWI berada di bawah bayang-bayang birokrasi pemerintah, publik akan meragukan sejauh mana organisasi ini dapat lantang bersuara mengkritik kebijakan negara, termasuk kebijakan yang menyangkut BUMN. Apakah mungkin PWI mengkritisi persoalan di tubuh BUMN, sementara ketuanya sendiri adalah Dirut BUMN?

Kondisi ini ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi, Ahmad Munir tentu memiliki kapasitas manajerial dan jejaring luas. Namun di sisi lain, posisi ganda tersebut berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap netralitas PWI. Jika independensi melemah, maka PWI bukan lagi rumah besar wartawan yang bebas dari intervensi, melainkan organisasi yang rawan terseret kepentingan penguasa.

PWI perlu melakukan refleksi serius. Independensi organisasi profesi adalah benteng terakhir kebebasan pers. Jika benteng itu runtuh, maka PWI hanya akan menjadi nama besar tanpa makna. Pada akhirnya, publik berhak bertanya: apakah PWI kini berdiri untuk kepentingan wartawan dan masyarakat, atau sekadar memperkuat posisi pemerintah melalui figur ketuanya?. (*)

Tags: BUMNKoranmerapi.idPWI

Related Posts

Asrun, KY, dan Sapu Kotor
Opini

Asrun, KY, dan Sapu Kotor

11 September 2026
Kalau Alam Sudah Menegur
Opini

Kalau Alam Sudah Menegur

7 September 2026
Di Balik Kesuksesan Anak Laki-Laki, Ada Doa Ibu
Opini

Di Balik Kesuksesan Anak Laki-Laki, Ada Doa Ibu

6 September 2026
Bergada Notoyudo: Kesiapsiagaan Warga Menjaga Tradisi Kampung Notoyudan Kelurahan Pringgokusuman
Opini

Bergada Notoyudo: Kesiapsiagaan Warga Menjaga Tradisi Kampung Notoyudan Kelurahan Pringgokusuman

5 September 2026
Kapan Terakhir ke Pasar?
Opini

Kapan Terakhir ke Pasar?

31 Agustus 2026
Paradoks Kebun Sawit: Terbesar di Dunia, Tapi Berlutut pada Harga Global
Opini

Paradoks Kebun Sawit: Terbesar di Dunia, Tapi Berlutut pada Harga Global

29 Agustus 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
Wujud Program “Warga Gayeng Guyub”, Pemkab Gunungkidul Salurkan Bantuan Kursi Roda hingga Kaki Palsu

Wujud Program “Warga Gayeng Guyub”, Pemkab Gunungkidul Salurkan Bantuan Kursi Roda hingga Kaki Palsu

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
Wujud Program “Warga Gayeng Guyub”, Pemkab Gunungkidul Salurkan Bantuan Kursi Roda hingga Kaki Palsu

Wujud Program “Warga Gayeng Guyub”, Pemkab Gunungkidul Salurkan Bantuan Kursi Roda hingga Kaki Palsu

14 September 2026
Ketum PWI Pusat Lantik PWI Surakarta

Ketum PWI Pusat Lantik PWI Surakarta

13 September 2026
Lepas Penat, Ibu-ibu PKK Pakelrejo Sorosutan Umbulharjo Gelar Piknik Bersama

Lepas Penat, Ibu-ibu PKK Pakelrejo Sorosutan Umbulharjo Gelar Piknik Bersama

13 September 2026
Bedah Rumah di Kota Jogja Capai 162 Rumah, Walikota Apresiasi PWI DIY Ikut Ambil Peran

Bedah Rumah di Kota Jogja Capai 162 Rumah, Walikota Apresiasi PWI DIY Ikut Ambil Peran

13 September 2026
Wujud Program “Warga Gayeng Guyub”, Pemkab Gunungkidul Salurkan Bantuan Kursi Roda hingga Kaki Palsu

Wujud Program “Warga Gayeng Guyub”, Pemkab Gunungkidul Salurkan Bantuan Kursi Roda hingga Kaki Palsu

14 September 2026
Ketum PWI Pusat Lantik PWI Surakarta

Ketum PWI Pusat Lantik PWI Surakarta

13 September 2026
Lepas Penat, Ibu-ibu PKK Pakelrejo Sorosutan Umbulharjo Gelar Piknik Bersama

Lepas Penat, Ibu-ibu PKK Pakelrejo Sorosutan Umbulharjo Gelar Piknik Bersama

13 September 2026
Bedah Rumah di Kota Jogja Capai 162 Rumah, Walikota Apresiasi PWI DIY Ikut Ambil Peran

Bedah Rumah di Kota Jogja Capai 162 Rumah, Walikota Apresiasi PWI DIY Ikut Ambil Peran

13 September 2026
Tingkatkan Keahlian Digital Warga, Pinituwa Tuwanggana dan Kelurahan Kadipaten Gelar Pelatihan bagi Warganya

Tingkatkan Keahlian Digital Warga, Pinituwa Tuwanggana dan Kelurahan Kadipaten Gelar Pelatihan bagi Warganya

13 September 2026
Kampas Kopling di Mergangsan: Perkuat Sinergi dan Deteksi Dini Masyarakat

Kampas Kopling di Mergangsan: Perkuat Sinergi dan Deteksi Dini Masyarakat

12 September 2026