Rabu, 8 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home Profil

Pidato Trump di PBB Langkah Mundur Save The World

Oleh: Dr. Ir. Nyoto Santoso (Dosen Fakultas Kehutanan IPB University, Bogor)

admin by admin
26 September 2025
in Profil
0
0
SHARES
34
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI – Gempita sidang umum PBB di New York, 23 September 2025, tetiba murung. What?

Ini gegara pidato Presiden AS, Donald Trump yang menyatakan perubahan iklim dan global warming adalah hoax.

Dalam pidatonya di PBB, Trump menyatakan bahwa isu perubahan iklim dan naiknya suhu bumi adalah “the greates con job ever perpetrated on the world”. Yaitu, penipuan terbesar yang pernah dilakukan pada dunia.

Beberapa poin inti dari pidato Trump di General Assembly United Nations (PBB) tersebut sebagai berikut.

Pertama, prediksi-prediksi iklim yang dibuat oleh PBB dan organisasi lain “sering salah” dan dibuat oleh “orang-orang bodoh” (“made by stupid people”).

Kedua Trump menyebut “carbon footprint” (jumlah total carbon akibat aktivitas msnusia) sebagai hoax yang dibuat oleh orang-orang dengan niat jahat (evil intentions). Trump juga memperingatkan bahwa negara-negara yang terus menerapkan kebijakan hijau akan “gagal.”

Ketiga, Trump mengkritik kebijakan energi terbarukan seperti bayu dan surya sebagai “scam” . Alias penipuanl. Dia menyerang kebijakan pengurangan emisi carbon di Uni Eropa, lalu menyebutnya merugikan ekonomi negara-negara tersebut.

Trump dalam pidato itu secara langsung meragukan sains iklim dan menggunakan istilah-istilah yang keras seperti “con job”, “scam”, dan “hoax” untuk menyebut upaya-upaya mitigasi iklim.

Pernyataan Trump bahwa perubahan iklim adalah “hoax” atau “con job” sangat bertentangan dengan iptek. Bukti dari pengukuran atmosfer, data suhu global, analisis iklim paleoklimatik, model iklim, dan observasi langsung (laut, es kutub, pola cuaca ekstrem) sangat banyak dan konsisten menunjukkan kenaikan suhu global akibat emisi gas rumah kaca, terutama CO2 atau carbon dioksida.

Pencairan es di kutub utara dan selatan adalah ril. Pencairan salju di puncak Himalaya juga nyata terbukti. Bongkahan raksasa es yang mencaair dari Greenland, misalnya, merupakan pandangan sehari-hari yang bisa diamati dari kapal pesiar.

Organisasi-organisasi ilmiah besar seperti IPCC (Intergovernmental Panel on Climate Change) , NASA (National Aeronautics and Space Administration) , NOAA, (National Oceanic and Atmospheruc Administration) dan lembaga-lembaga sains lain, semua mendukung bahwa perubahan iklim itu nyata. Bahkan kondisinya sangat buruk akibat aktivitas manusia, khususnya dalam menggunakan energi fosil (carbon footprint).

Banyaknya badai besar yang menerjang pantai timur Amerika dan Jepang, misalnya, menjadi bukti betapa perubahan iklim telah menjadi fenomena yang makin membahayakan kehidupan manusia. Akibat global warming yang mencairkan hamparan es di kutub utara, kini permukaan air laut sudah mulai naik. Beberapa pulau kecil di Karibati dan Marshall Island di Samudera Pasifik kini sudah tenggelam akibat naiknya permukaan air laut.

Pernyataan kontroversial oleh Presiden Donald Trump di Sidang Umum PBB yang menentang fakta adanya global warming dan perubahan iklim itu sungguh membuat usaha penyelamatan bumi oleh komunitas internasion menjadi terhambat. Trump tidak hanya menihilkan fakta kerusakan bumi, tapi juga menyetop bantuan dana pemerintah federal Amerika untuk lembaga-lembaga international guna penyelamatan bumi (save the world).

Amerika di bawah Donald Trump, misalnya, keluar dari Paris Agreement (untuk mengurangi konsentrasi gas carbon dioksida di atmosfir) dan menyetop bantuan keuangan untuk lembaga lembaga internasional yang peduli lingkungan bumi dan ekosistemnya. Padahal selama ini, kontribusi dana dari Amerika Serikat sangat signifikan untuk menjalankan aktivitas dan kampanye Save The World.

Sungguh ironis. Negeri semaju Amerika dipimpin seorang Presiden yang oleh koran New York Times disebut Climate Change Denier.

“Trump has long been a climate change denier, dismissing decades of scientific evidence,” tulis New York Times. (*)

Tags: Donald TrumpKoranmerapi.idNATONyoto Santoso

Related Posts

Esterina Nuswarjanti Kedepankan Keadilan Restoratif Wujudkan Masyarakat Harmonis Kandidat Adhyaksa Awards 2025
Profil

Esterina Nuswarjanti Kedepankan Keadilan Restoratif Wujudkan Masyarakat Harmonis Kandidat Adhyaksa Awards 2025

9 Agustus 2025

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
Harmoni Tradisi dan Syukur, Gemuruh Sedekah Laut di Pesisir Pantai Sadeng

Harmoni Tradisi dan Syukur, Gemuruh Sedekah Laut di Pesisir Pantai Sadeng

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
Harmoni Tradisi dan Syukur, Gemuruh Sedekah Laut di Pesisir Pantai Sadeng

Harmoni Tradisi dan Syukur, Gemuruh Sedekah Laut di Pesisir Pantai Sadeng

7 Juli 2026
Silaturahmi PWI DIY dengan Bupati Kulonprogo, Perkuat Kemitraan untuk Pers Berkualitas dan Pembangunan Daerah

Silaturahmi PWI DIY dengan Bupati Kulonprogo, Perkuat Kemitraan untuk Pers Berkualitas dan Pembangunan Daerah

7 Juli 2026
Festival Kethoprak Kabupaten Gunungkidul 2026 Resmi Dibuka, Mengangkat Sejarah Mataram dan Pelestarian Budaya

Festival Kethoprak Kabupaten Gunungkidul 2026 Resmi Dibuka, Mengangkat Sejarah Mataram dan Pelestarian Budaya

7 Juli 2026
Gandeng Hotel Se-DIY, Kirana Group dan Bahana Luncurkan Toko Oleh-Oleh Daring untuk Angkat UMKM Lokal. Ini Buktinya!

Gandeng Hotel Se-DIY, Kirana Group dan Bahana Luncurkan Toko Oleh-Oleh Daring untuk Angkat UMKM Lokal. Ini Buktinya!

6 Juli 2026
Harmoni Tradisi dan Syukur, Gemuruh Sedekah Laut di Pesisir Pantai Sadeng

Harmoni Tradisi dan Syukur, Gemuruh Sedekah Laut di Pesisir Pantai Sadeng

7 Juli 2026
Silaturahmi PWI DIY dengan Bupati Kulonprogo, Perkuat Kemitraan untuk Pers Berkualitas dan Pembangunan Daerah

Silaturahmi PWI DIY dengan Bupati Kulonprogo, Perkuat Kemitraan untuk Pers Berkualitas dan Pembangunan Daerah

7 Juli 2026
Festival Kethoprak Kabupaten Gunungkidul 2026 Resmi Dibuka, Mengangkat Sejarah Mataram dan Pelestarian Budaya

Festival Kethoprak Kabupaten Gunungkidul 2026 Resmi Dibuka, Mengangkat Sejarah Mataram dan Pelestarian Budaya

7 Juli 2026
Gandeng Hotel Se-DIY, Kirana Group dan Bahana Luncurkan Toko Oleh-Oleh Daring untuk Angkat UMKM Lokal. Ini Buktinya!

Gandeng Hotel Se-DIY, Kirana Group dan Bahana Luncurkan Toko Oleh-Oleh Daring untuk Angkat UMKM Lokal. Ini Buktinya!

6 Juli 2026
Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Aset Daerah, DPRD Kulon Progo Tetapkan Dua Raperda

Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Aset Daerah, DPRD Kulon Progo Tetapkan Dua Raperda

6 Juli 2026
Sukses Sabet Juara 1 Tingkat DIY, Kelurahan Gunungketur Siap Maju ke Regional 2 Jawa-Bali

Sukses Sabet Juara 1 Tingkat DIY, Kelurahan Gunungketur Siap Maju ke Regional 2 Jawa-Bali

6 Juli 2026