KORAN MERAPI — Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sleman (Disnaker Sleman) bekerja sama dengan Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kabupaten Sleman resmi menggelar acara berskala besar bertajuk “Job Fair Expo & UMKM Sleman 2026”. Acara ini berlangsung selama dua hari, dari tanggal 20-21 Mei 2026, bertempat di Sleman City Hall (SCH).
Dengan mengusung tagline inspiratif “Makaryo Gayuh Urip Mulyo” (Bekerja Meraih Hidup Mulia), inisiatif ini dirancang sebagai platform terintegrasi (hulu-ke-hilir) untuk secara simultan meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal dan memperkuat ekosistem Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Sleman.
Acara ini dihadiri dan didukung penuh oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Sleman, termasuk Bupati Sleman, Bapak H. Harda Kiswaya, S.E., M.Si., dan Wakil Bupati Sleman, Bapak Danang Maharsa, S.E.
Fokus Utama dan Agenda Unggulan ini yaitu Job Fair Expo, menjadi jembatan langsung antara pencari kerja dengan 20 perusahaan terkemuka dari berbagai sektor.
Kemudian UMKM Showcase & Inovasi Sleman, dimana ada panggung bagi 10 UMKM lokal Sleman untuk menampilkan produk dan inovasi unggulan pengusaha UMKM ini.

Selanjutnya ada Sinergi Pendidikan Vokasi, yang melibatkan 10 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Sleman untuk menghubungkan lulusan vokasi langsung dengan industri.
Tidak kalah penting nya adalah penampilan spesial dari HIPPI Sleman untuk memperlihatkan potensi industri fashion show lokal para anggota HIPPI Sleman.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sleman, Bapak Danang Maharsa, S.E., menegaskan bahwa acara ini merupakan langkah strategis yang melampaui sekadar pameran. “Job Fair Expo & UMKM Sleman 2026 ini bukan sekadar acara pameran, tetapi sebuah langkah strategis untuk menciptakan lapangan kerja dan menumbuhkan wirausaha baru,” ujarnya.
“Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan sangat krusial. Tagline ‘Makaryo Gayuh Urip Mulyo’ harus menjadi semangat bagi semua, terutama generasi muda Sleman, untuk terus berkreasi dan berkontribusi. Kami ingin memastikan bahwa pembangunan ekonomi Sleman dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat,” jelas Danang.
Sementara itu, Ketua HIPPI Cabang Sleman, Sri Rahayu, menyatakan antusiasme tinggi terhadap kolaborasi ini. “Kami di HIPPI Sleman sangat antusias mendukung acara ini. Melibatkan UMKM dan SMK dalam satu platform bersama perusahaan-perusahaan besar adalah langkah brilian,” ungkapnya.
“Ini membuka peluang kemitraan, transfer pengetahuan, dan akses pasar yang lebih luas bagi UMKM kita. Di sisi lain, bagi SMK, ini adalah konfirmasi bahwa lulusan mereka memiliki kompetensi yang dibutuhkan industri. Kami optimis kolaborasi ini akan mempercepat pemulihan dan pertumbuhan ekonomi Sleman yang lebih inklusif,” pungkasnya. (Ags)




















