Minggu, 20 September 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home Opini

Jadilah Orang Istimewa, Tetapi Jangan Minta Diistimewakan.

admin by admin
3 Mei 2024
in Opini
0
0
SHARES
72
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI – Menjadi istimewa berarti memiliki sesuatu yang berbeda dan mampu memberikan nilai tambah bagi lingkungannya. Setiap individu memiliki potensi dan keunikannya masing-masing. Keistimewaan yang dimiliki tidak boleh dijadikan alasan untuk menuntut perlakuan khusus, atau bahkan merendahkan orang lain. Justru, keistimewaan harus diiringi dengan rasa rendah hati dan sikap penghormatan.

Keistimewaan yang dimiliki seseorang tidak boleh menjadikannya sombong dan merendahkan orang lain. Justru, keistimewaan tersebut harus diiringi dengan rasa syukur dan tanggung jawab untuk memberikan manfaat bagi orang lain, karena “Orang yang terbaik adalah orang yang memberikan manfaat kepada orang lain”.

Dalil Al-Qur’an dan hadits Rasulullah SAW banyak mengajarkan tentang pentingnya kerendahan hati dan kesetaraan di antara manusia. Misalnya dalam firman Allah SWT dalam Surat Al-Hujurat ayat 13 yang berbunyi: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu meninggikan diri terhadap orang lain, dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan sombong. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang sombong.”

Keistimewaan manusia terpancar dari akhlak mulia dan perbuatan yang terpuji sebagai implementasi ketaqwaan. Orang yang istimewa adalah mereka yang selalu berusaha untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, dan menjalani hidupnya dengan berakhlak mulia dan beramal sholeh serta mampu memberikan kontribusi positif dimanapun berada.

Menjadi istimewa, adalah sebuah perjalanan yang tidak mudah. Diperlukan tekad dan keteguhan hati serta proses pengenalan diri yang mendalam dan pengabdian kepada Allah SWT., tanpa terjerat dalam keinginan akan pengakuan atau pujian dari dunia luar, juga tidak perlu dipamerkan untuk mendapatkan pujian dari orang lain.

Pengasuh Ponpes Biba’a Fadlrah, Sananrejo, Turen, Malang, Romo KH. Ahmad Mafdholuddin Sholeh Al Mahbub Rahmat ‘Alam dalam suatu kesempatan memberikan nasehat “Teng pundi mawon, dadoso tiyang sing istimewa, tapi pun nyuwun diistimewaaken” (Dimana saja jadilah orang yang istimewa, tetapi jangan minta diistimewakan).

Dengan niat dan ikhtiar menjadi yang terbaik untuk memberikan manfaat kepada makhluk Allah yang lain, dengan dasar iman dan cinta kepada Allah SWT., maka insyaAllah akan mendatangkan kebahagiaan tersendiri bagi yang pelakunya dan akan berdampak positif bagi lingkungannya.

Selain itu, yang tidak kalah pentingnya adalah belajar dari keistimewaan orang lain, sehingga akan menjadi inspirasi bagi kita, untuk terus menggali dan mengembangkan potensi diri agar bermanfaat bagi pihak lain. Namun, melihat orang yang berada di bawah kita, baik secara materi maupun non materi, maka akan bersyukur kepada Allah SWT, atas keistimewaan yang dimiliki.

Untuk itu, belajar ilmu agama tiada henti dan mempraktekkan ilmu tersebut dalam kehidupan sehari-hari, sebagai jalan menjadi orang istimewa. Orang yang istimewa adalah orang yang dapat memanfaatkana hidup untuk hidup bermanfaat, tanpa perlu berharap pujian dari orang lain.

Tags: Al-QuranHadistIstimewaPribadi orang

Related Posts

Mengalirkan Harapan: Peran Strategis KIM Kota Yogyakarta dalam Transformasi Tiga Sungai
Opini

Mengalirkan Harapan: Peran Strategis KIM Kota Yogyakarta dalam Transformasi Tiga Sungai

16 September 2026
Asrun, KY, dan Sapu Kotor
Opini

Asrun, KY, dan Sapu Kotor

11 September 2026
Kalau Alam Sudah Menegur
Opini

Kalau Alam Sudah Menegur

7 September 2026
Di Balik Kesuksesan Anak Laki-Laki, Ada Doa Ibu
Opini

Di Balik Kesuksesan Anak Laki-Laki, Ada Doa Ibu

6 September 2026
Bergada Notoyudo: Kesiapsiagaan Warga Menjaga Tradisi Kampung Notoyudan Kelurahan Pringgokusuman
Opini

Bergada Notoyudo: Kesiapsiagaan Warga Menjaga Tradisi Kampung Notoyudan Kelurahan Pringgokusuman

5 September 2026
Kapan Terakhir ke Pasar?
Opini

Kapan Terakhir ke Pasar?

31 Agustus 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
Lepas Pena dan Kamera, Jurnalis Joglosemar Unjuk Gigi di Turnamen Biliar Siwo PWI DIY

Lepas Pena dan Kamera, Jurnalis Joglosemar Unjuk Gigi di Turnamen Biliar Siwo PWI DIY

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
Lepas Pena dan Kamera, Jurnalis Joglosemar Unjuk Gigi di Turnamen Biliar Siwo PWI DIY

Lepas Pena dan Kamera, Jurnalis Joglosemar Unjuk Gigi di Turnamen Biliar Siwo PWI DIY

19 September 2026
Korupsi Mempermalukan Indonesia, DePA-RI Dorong Efek Jera dan Pengembalian Aset Negara

Korupsi Mempermalukan Indonesia, DePA-RI Dorong Efek Jera dan Pengembalian Aset Negara

19 September 2026
Gunungkidul Sambut Ibarbo Park 2, Perizinan Transparan, Ekonomi Warga Bergerak

Gunungkidul Sambut Ibarbo Park 2, Perizinan Transparan, Ekonomi Warga Bergerak

19 September 2026
Gelar Doctoral Appreciation, STIPRAM Yogyakarta Kukuhkan 12 Doktor Pariwisata Baru dan Pengurus IKADAPARI

Gelar Doctoral Appreciation, STIPRAM Yogyakarta Kukuhkan 12 Doktor Pariwisata Baru dan Pengurus IKADAPARI

18 September 2026
Lepas Pena dan Kamera, Jurnalis Joglosemar Unjuk Gigi di Turnamen Biliar Siwo PWI DIY

Lepas Pena dan Kamera, Jurnalis Joglosemar Unjuk Gigi di Turnamen Biliar Siwo PWI DIY

19 September 2026
Korupsi Mempermalukan Indonesia, DePA-RI Dorong Efek Jera dan Pengembalian Aset Negara

Korupsi Mempermalukan Indonesia, DePA-RI Dorong Efek Jera dan Pengembalian Aset Negara

19 September 2026
Gunungkidul Sambut Ibarbo Park 2, Perizinan Transparan, Ekonomi Warga Bergerak

Gunungkidul Sambut Ibarbo Park 2, Perizinan Transparan, Ekonomi Warga Bergerak

19 September 2026
Gelar Doctoral Appreciation, STIPRAM Yogyakarta Kukuhkan 12 Doktor Pariwisata Baru dan Pengurus IKADAPARI

Gelar Doctoral Appreciation, STIPRAM Yogyakarta Kukuhkan 12 Doktor Pariwisata Baru dan Pengurus IKADAPARI

18 September 2026
RayaTimes Gandeng Pemkot Yogyakarta Gelar JCF, Incar Gen Z dan Gen Alpha

RayaTimes Gandeng Pemkot Yogyakarta Gelar JCF, Incar Gen Z dan Gen Alpha

18 September 2026
Santri Championship 2026 Batasi Usia Pemain pada Kelas 10-11, Delapan Provinsi Berebut Gelar

Santri Championship 2026 Batasi Usia Pemain pada Kelas 10-11, Delapan Provinsi Berebut Gelar

18 September 2026