Rabu, 22 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home Opini

Sumbu Filosofi Yogyakarta: Makna Mendalam di Balik Garis Imajiner

admin by admin
18 Mei 2024
in Opini
0
0
SHARES
179
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI – Lebih dari sekadar garis lurus yang membentang di jantung kota, Sumbu Filosofi Yogyakarta memiliki makna filosofis mendalam yang mencerminkan harmonisasi kehidupan manusia. Di balik Tugu dan bangunan bersejarahnya, terukir kisah tentang keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama dan alam.

Simbol Keselarasan
Sumbu Filosofi, gagasan perencanaan tata ruang yang dicetuskan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I, menghubungkan Tugu Golong Gilig, ke selatan dengan Keraton Yogyakarta dan Panggung Krapyak. Ketiga titik ini melambangkan perjalanan hidup manusia berdasarkan konsep Sangkan Paraning Dumadi, filosofi Jawa tentang asal dan tujuan hidup.

Tugu Golong Gilig, menjulang putih di Utara, merepresentasikan alam semesta dan keberadaan manusia di dalamnya.

Keraton Yogyakarta, di tengah sumbu, melambangkan dunia mikrokosmos dan kehidupan manusia yang berproses menuju kesempurnaan.

Panggung Krapyak, di ujung Selatan, merupakan simbol alam baka dan kembalinya manusia kepada Sang Pencipta.

Menemukan Keseimbangan
Lebih dari sekadar simbol, Sumbu Filosofi merupakan panduan hidup bagi masyarakat Yogyakarta. Garis imajiner ini mengingatkan kita untuk selalu menjaga keseimbangan dalam tiga aspek kehidupan:

Hablum minallah: Hubungan manusia dengan Tuhan. Diwujudkan melalui rasa syukur, ketaatan, dan menjalankan kewajiban agama.

Hablum minannas: Hubungan manusia dengan sesama. Diwujudkan melalui sikap saling menghormati, toleransi, dan gotong royong.

Hablum minalalam: Hubungan manusia dengan alam. Diwujudkan melalui menjaga kelestarian lingkungan dan hidup selaras dengan alam.

Warisan Budaya yang Mendunia
Keunikan dan nilai filosofis Sumbu Filosofi Yogyakarta telah diakui dunia. Pada tahun 2019, UNESCO menetapkan Sumbu Filosofi sebagai Cagar Budaya Dunia. Penetapan ini menjadi bukti pengakuan internasional atas kekayaan budaya dan filosofi Yogyakarta yang mendalam.

Menjelajahi Sumbu Filosofi
Bagi pengunjung yang ingin merasakan langsung makna Sumbu Filosofi, dapat menjelajahi berbagai landmark di sepanjang garis imajiner ini. Dimulai dari Tugu Golong Gilig, pengunjung dapat menyusuri Jalan Malioboro yang ikonik, mengunjungi Keraton Yogyakarta yang megah, dan berakhir di Panggung Krapyak yang bersejarah.

Di sepanjang perjalanan, pengunjung akan disuguhkan dengan berbagai pertunjukan seni budaya, kuliner khas Yogyakarta, dan keramahan penduduk lokal.

Sumbu Filosofi Yogyakarta bukan hanya sekedar tempat wisata, tetapi juga sebuah warisan budaya yang sarat makna. Memahami filosofinya dapat membantu kita menjalani hidup yang lebih harmonis dan selaras. (***)

Tags: Keraton YogyakartaPanggung KrapyakSumbu FilosofiTugu Golong Gilig

Related Posts

Sepasang Kaki yang Menolak Menyerah dan Sujud Syukur di Lereng Menoreh
Opini

Sepasang Kaki yang Menolak Menyerah dan Sujud Syukur di Lereng Menoreh

20 Juli 2026
Ketika Gol Piala Dunia Menggerakkan Ekonomi Bali
Opini

Ketika Gol Piala Dunia Menggerakkan Ekonomi Bali

14 Juli 2026
Bersama Koperasi Memberdayakan Ekonomi Rakyat 
Opini

Bersama Koperasi Memberdayakan Ekonomi Rakyat 

12 Juli 2026
Membenahi Pikiran Sebelum Menuntut Nilai: Mengapa Metode Bimbel Konvensional Mulai Kehilangan Relevansinya?
Opini

Membenahi Pikiran Sebelum Menuntut Nilai: Mengapa Metode Bimbel Konvensional Mulai Kehilangan Relevansinya?

11 Juli 2026
Pembelajaran Sains Berwawasan Nilai-Nilai Tamansiswa
Opini

Pembelajaran Sains Berwawasan Nilai-Nilai Tamansiswa

21 Juni 2026
Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan
Opini

Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan

10 Juni 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
Bupati Gunungkidul Tekankan Karakter “Mental Baja” dan Integritas di Hadapan Ribuan Siswa Karangmojo

Bupati Gunungkidul Tekankan Karakter “Mental Baja” dan Integritas di Hadapan Ribuan Siswa Karangmojo

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
Bupati Gunungkidul Tekankan Karakter “Mental Baja” dan Integritas di Hadapan Ribuan Siswa Karangmojo

Bupati Gunungkidul Tekankan Karakter “Mental Baja” dan Integritas di Hadapan Ribuan Siswa Karangmojo

22 Juli 2026
BUMDesma Satu Hati Playen, Kelola Aset Rp17 Miliar dan Raih Juara Nasional, Lepas 850 Peserta Gathering ke Magelang

BUMDesma Satu Hati Playen, Kelola Aset Rp17 Miliar dan Raih Juara Nasional, Lepas 850 Peserta Gathering ke Magelang

22 Juli 2026
Peringati Usia 41 Tahun, Joxzin Lawas Gelar Aksi Sosial. Ini Buktinya!

Peringati Usia 41 Tahun, Joxzin Lawas Gelar Aksi Sosial. Ini Buktinya!

22 Juli 2026
Konferensi pers Yogyakarta Gamelan Festival, Senin (20/7/2026) di Loman Park Hotel. - Foto: Agoes Jumianto

Yogyakarta Gamelan Festival ke-31 Digelar di Plaza Ngasem hingga 2 Agustus 2026

21 Juli 2026
Bupati Gunungkidul Tekankan Karakter “Mental Baja” dan Integritas di Hadapan Ribuan Siswa Karangmojo

Bupati Gunungkidul Tekankan Karakter “Mental Baja” dan Integritas di Hadapan Ribuan Siswa Karangmojo

22 Juli 2026
BUMDesma Satu Hati Playen, Kelola Aset Rp17 Miliar dan Raih Juara Nasional, Lepas 850 Peserta Gathering ke Magelang

BUMDesma Satu Hati Playen, Kelola Aset Rp17 Miliar dan Raih Juara Nasional, Lepas 850 Peserta Gathering ke Magelang

22 Juli 2026
Peringati Usia 41 Tahun, Joxzin Lawas Gelar Aksi Sosial. Ini Buktinya!

Peringati Usia 41 Tahun, Joxzin Lawas Gelar Aksi Sosial. Ini Buktinya!

22 Juli 2026
Konferensi pers Yogyakarta Gamelan Festival, Senin (20/7/2026) di Loman Park Hotel. - Foto: Agoes Jumianto

Yogyakarta Gamelan Festival ke-31 Digelar di Plaza Ngasem hingga 2 Agustus 2026

21 Juli 2026
Wujudkan Kemandirian Pangan, Puluhan Mahasiswa ASEAN Bagikan Bibit Sayur untuk Warga Kali Code

Wujudkan Kemandirian Pangan, Puluhan Mahasiswa ASEAN Bagikan Bibit Sayur untuk Warga Kali Code

21 Juli 2026
Sepasang Kaki yang Menolak Menyerah dan Sujud Syukur di Lereng Menoreh

Sepasang Kaki yang Menolak Menyerah dan Sujud Syukur di Lereng Menoreh

20 Juli 2026