Jumat, 17 April 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home Opini

Sumbu Filosofi Yogyakarta: Makna Mendalam di Balik Garis Imajiner

admin by admin
18 Mei 2024
in Opini
0
0
SHARES
164
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI – Lebih dari sekadar garis lurus yang membentang di jantung kota, Sumbu Filosofi Yogyakarta memiliki makna filosofis mendalam yang mencerminkan harmonisasi kehidupan manusia. Di balik Tugu dan bangunan bersejarahnya, terukir kisah tentang keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama dan alam.

Simbol Keselarasan
Sumbu Filosofi, gagasan perencanaan tata ruang yang dicetuskan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I, menghubungkan Tugu Golong Gilig, ke selatan dengan Keraton Yogyakarta dan Panggung Krapyak. Ketiga titik ini melambangkan perjalanan hidup manusia berdasarkan konsep Sangkan Paraning Dumadi, filosofi Jawa tentang asal dan tujuan hidup.

Tugu Golong Gilig, menjulang putih di Utara, merepresentasikan alam semesta dan keberadaan manusia di dalamnya.

Keraton Yogyakarta, di tengah sumbu, melambangkan dunia mikrokosmos dan kehidupan manusia yang berproses menuju kesempurnaan.

Panggung Krapyak, di ujung Selatan, merupakan simbol alam baka dan kembalinya manusia kepada Sang Pencipta.

Menemukan Keseimbangan
Lebih dari sekadar simbol, Sumbu Filosofi merupakan panduan hidup bagi masyarakat Yogyakarta. Garis imajiner ini mengingatkan kita untuk selalu menjaga keseimbangan dalam tiga aspek kehidupan:

Hablum minallah: Hubungan manusia dengan Tuhan. Diwujudkan melalui rasa syukur, ketaatan, dan menjalankan kewajiban agama.

Hablum minannas: Hubungan manusia dengan sesama. Diwujudkan melalui sikap saling menghormati, toleransi, dan gotong royong.

Hablum minalalam: Hubungan manusia dengan alam. Diwujudkan melalui menjaga kelestarian lingkungan dan hidup selaras dengan alam.

Warisan Budaya yang Mendunia
Keunikan dan nilai filosofis Sumbu Filosofi Yogyakarta telah diakui dunia. Pada tahun 2019, UNESCO menetapkan Sumbu Filosofi sebagai Cagar Budaya Dunia. Penetapan ini menjadi bukti pengakuan internasional atas kekayaan budaya dan filosofi Yogyakarta yang mendalam.

Menjelajahi Sumbu Filosofi
Bagi pengunjung yang ingin merasakan langsung makna Sumbu Filosofi, dapat menjelajahi berbagai landmark di sepanjang garis imajiner ini. Dimulai dari Tugu Golong Gilig, pengunjung dapat menyusuri Jalan Malioboro yang ikonik, mengunjungi Keraton Yogyakarta yang megah, dan berakhir di Panggung Krapyak yang bersejarah.

Di sepanjang perjalanan, pengunjung akan disuguhkan dengan berbagai pertunjukan seni budaya, kuliner khas Yogyakarta, dan keramahan penduduk lokal.

Sumbu Filosofi Yogyakarta bukan hanya sekedar tempat wisata, tetapi juga sebuah warisan budaya yang sarat makna. Memahami filosofinya dapat membantu kita menjalani hidup yang lebih harmonis dan selaras. (***)

Tags: Keraton YogyakartaPanggung KrapyakSumbu FilosofiTugu Golong Gilig

Related Posts

Hari Kemenangan atau Sekadar Tradisi? Saatnya Idulfitri Menjadi Titik Balik yang Sesungguhnya
Opini

Hari Kemenangan atau Sekadar Tradisi? Saatnya Idulfitri Menjadi Titik Balik yang Sesungguhnya

20 Maret 2026
Kemenangan untuk Memulihkan Keberanian
Opini

Kemenangan untuk Memulihkan Keberanian

20 Maret 2026
Ramadhan dan Kondisi Pers Kita
Opini

Ramadhan dan Kondisi Pers Kita

16 Maret 2026
​Pendidikan Khas Kejogjaan: Investasi Karakter di Tengah Arus Modernitas
Opini

​Pendidikan Khas Kejogjaan: Investasi Karakter di Tengah Arus Modernitas

8 Maret 2026
Mengapa Meminta Maaf ?
Opini

Bagaimana Puasanya Kawan?

28 Februari 2026
Mengapa Meminta Maaf ?
Opini

Mengapa Meminta Maaf ?

22 Februari 2026
Koran Merapi

PT Merapi Media Utama
Jl Gambiran No 45 Yogyakarta 55163

0812 2712 7251
harianmerapi@gmail.com

Topik Berita

  • Bedah buku
  • Budaya
  • Cerpen
  • Ekbis
  • Hukum
  • Kearifan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lain-lain
  • Lelang
  • Lifestyle
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Profil
  • Wisata

Berita Terbaru

Tim Gabungan Sita 1.000 Batang Rokok “Salah Peruntukan” di Kota Yogya

Tim Gabungan Sita 1.000 Batang Rokok “Salah Peruntukan” di Kota Yogya

17 April 2026
Merangkai Inovasi di Jantung Kraton: Wajah Baru Kadipaten Lewat Digitalisasi dan Wisata Mandiri

Merangkai Inovasi di Jantung Kraton: Wajah Baru Kadipaten Lewat Digitalisasi dan Wisata Mandiri

16 April 2026
  • Aturan Pengguna
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 Koran Merapi. All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Aturan Pengguna
  • Home
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Koran Merapi. All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error code: 522