Sabtu, 10 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home Opini

Losida, Alternatif Tangani Sampah dan Hadapi Musin Hujan Tanpa Bencana

Penulis: Suprihatin Wijayanti

admin by admin
19 November 2024
in Opini
0
0
SHARES
84
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI – Musim hujan kembali tiba, membawa serta kekhawatiran yang seakan menjadi ritual tahunan yaitu banjir yang menggenangi berbagai wilayah. Setiap tahunnya, berita tentang banjir, penumpukan sampah di badan sungai, dan kerugian yang dialami masyarakat memenuhi halaman media.

Namun, di balik fenomena alam ini, ada masalah mendasar yang sebenarnya bisa kita atasi bersama yaitu penanganan sampah yang masih jauh dari ideal dan rendahnya kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan.

Banjir adalah sebuah akibat, bukan penyebab. Sebagian besar banjir merupakan akibat perilaku manusia, bukan hanya akibat alamiah berupa hasil dari tingginya intensitas curah hujan atau topografi wilayah setempat.

Banjir terutama merupakan dampak dari ketidakmampuan kita mengelola sampah dengan baik. Data menunjukkan bahwa saluran air, sungai, dan bahkan pantai kita saat ini penuh dengan sampah, yang tidak hanya menghambat aliran air tetapi juga mengancam ekosistem secara keseluruhan.

Sayangnya, solusi yang kita terapkan belum cukup kuat untuk mengatasi masalah ini. Kebijakan terkait pengelolaan sampah terpadu, sering kali hanya menjadi sebatas gagasan di atas kertas yang tidak diikuti dengan implementasi yang serius dan berkelanjutan.

Pengelolaan sampah organik di rumah tangga sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi banyak orang. Sisa makanan, sayuran, kulit buah, dan bahan-bahan dapur lainnya yang terbuang begitu saja ke tempat sampah sebenarnya masih bisa dimanfaatkan dengan cara yang lebih bermanfaat.

Salah satu metode pengelolaan sampah organik, yang mulai popular dan ramah lingkungan adalah metode LOSIDA yang merupakan kependekan dari Lodong Sisa Dapur. Keberadaan LOSIDA ini memiliki potensi besar dalam pencegahan terjadinya banjir akibat adanya penumpukan sampah.

Konsep ini memungkinkan setiap rumah tangga memiliki sistem pengelolaan sampah yang efektif dan efisien.
LOSIDA adalah sistem pengelolaan sampah organik yang berfokus pada pemanfaatan limbah dapur sebagai bahan kompos melalui wadah berupa paralon, tong, ember, galon atau wadah tertutup lainnya yang dapat dengan mudah ditempatkan di area rumah.

Tujuan dari metode ini adalah untuk mengurangi jumlah sampah organik yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), serta menghasilkan kompos berkualitas tinggi yang bisa dimanfaatkan untuk tanaman.

Proses ini cukup sederhana dan praktis, sehingga dapat dilakukan oleh siapa saja, baik di perkotaan maupun di pedesaan, tanpa memerlukan alat atau bahan yang mahal.

Losida adalah solusi praktis, murah, dan efektif dalam mengelola sampah organik rumah tangga. Selain mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA, mencegah penumpukan sampah di saluran air, metode ini juga mendukung keberlanjutan lingkungan serta berkontribusi dalam menjaga kebersihan lingkungan dan membangun budaya peduli sampah.

Semakin banyak masyarakat yang menerapkan metode ini, semakin besar pula dampak positifnya bagi kota-kota yang rawan banjir.

Musim hujan tidak perlu lagi menjadi ancaman jika kita mau berbuat sesuatu dari hal-hal kecil, seperti pengelolaan sampah dapur. Dengan Losida, kita bisa menghadapi musim hujan tanpa rasa was-was akan banjir, sambil mendukung keberlanjutan lingkungan.

Mari kita jadikan pengelolaan sampah sebagai prioritas, bukan hanya sebagai wacana tahunan. Hanya dengan kesadaran kolektif dan tindakan nyata, kita bisa mewujudkan lingkungan yang bersih dan bebas dari bencana banjir akibat sampah. (***)

Tags: Koranmerapi.idLosidaSampahSuprihatin Wijayanti

Related Posts

Rocky Gerung Masuk Istana, Kritik Masihkah Berjarak?
Opini

Rocky Gerung Masuk Istana, Kritik Masihkah Berjarak?

7 Oktober 2026
Dengan Olahraga Kita Bersatu
Opini

Dengan Olahraga Kita Bersatu

6 Oktober 2026
Kumpulan Cerpen Artificial Intelligence (AI) Eksperimen dan Adaptasi Kemajuan
Opini

Kumpulan Cerpen Artificial Intelligence (AI) Eksperimen dan Adaptasi Kemajuan

3 Oktober 2026
Pembangunan Blue Economy Menuju Indonesia Emas 2045
Opini

Kesaktian Pancasila dalam Ancaman Ekonomi Konglomerasi dan Oligarki

2 Oktober 2026
Menolak Lupa G30S 1965: Tragedi Lubang Buaya dan Warisan untuk Generasi Muda
Opini

Menolak Lupa G30S 1965: Tragedi Lubang Buaya dan Warisan untuk Generasi Muda

30 September 2026
Korupsi Tak Pernah Kehabisan Pelaku
Opini

Korupsi Tak Pernah Kehabisan Pelaku

29 September 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
Kontingen Rayon Mergangsan Siap Berlaga di FASI Kota 2026, Kirimkan 133 Santri Terbaik

Kontingen Rayon Mergangsan Siap Berlaga di FASI Kota 2026, Kirimkan 133 Santri Terbaik

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
Kontingen Rayon Mergangsan Siap Berlaga di FASI Kota 2026, Kirimkan 133 Santri Terbaik

Kontingen Rayon Mergangsan Siap Berlaga di FASI Kota 2026, Kirimkan 133 Santri Terbaik

10 Oktober 2026
Politisi PDIP Eko Suwanto Desak Pemerintah Tingkatkan Dana Keistimewaan DIY & Dana Desa dalam APBN 2027

Politisi PDIP Eko Suwanto Desak Pemerintah Tingkatkan Dana Keistimewaan DIY & Dana Desa dalam APBN 2027

9 Oktober 2026
Calon Tunggal, Dessy Arfianto Ditetapkan Sebagai Ketua PSSI Provinsi DIY Periode 2026-2030

Calon Tunggal, Dessy Arfianto Ditetapkan Sebagai Ketua PSSI Provinsi DIY Periode 2026-2030

9 Oktober 2026
Bupati Gunungkidul Tekankan Integritas ASN dan Pamong, Rencanakan Pembangunan Berbasis Dusun pada 2027

Bupati Gunungkidul Tekankan Integritas ASN dan Pamong, Rencanakan Pembangunan Berbasis Dusun pada 2027

9 Oktober 2026
Kontingen Rayon Mergangsan Siap Berlaga di FASI Kota 2026, Kirimkan 133 Santri Terbaik

Kontingen Rayon Mergangsan Siap Berlaga di FASI Kota 2026, Kirimkan 133 Santri Terbaik

10 Oktober 2026
Politisi PDIP Eko Suwanto Desak Pemerintah Tingkatkan Dana Keistimewaan DIY & Dana Desa dalam APBN 2027

Politisi PDIP Eko Suwanto Desak Pemerintah Tingkatkan Dana Keistimewaan DIY & Dana Desa dalam APBN 2027

9 Oktober 2026
Calon Tunggal, Dessy Arfianto Ditetapkan Sebagai Ketua PSSI Provinsi DIY Periode 2026-2030

Calon Tunggal, Dessy Arfianto Ditetapkan Sebagai Ketua PSSI Provinsi DIY Periode 2026-2030

9 Oktober 2026
Bupati Gunungkidul Tekankan Integritas ASN dan Pamong, Rencanakan Pembangunan Berbasis Dusun pada 2027

Bupati Gunungkidul Tekankan Integritas ASN dan Pamong, Rencanakan Pembangunan Berbasis Dusun pada 2027

9 Oktober 2026
Timor Leste Buka Jalan ke Asia Championship 2027 di Sentul

Timor Leste Buka Jalan ke Asia Championship 2027 di Sentul

9 Oktober 2026
KAI Daop 6 Yogyakarta Raih Prestasi Gemilang di Ajang Anugerah Humas Indonesia 2026

KAI Daop 6 Yogyakarta Raih Prestasi Gemilang di Ajang Anugerah Humas Indonesia 2026

9 Oktober 2026