KORAN MERAPI – Tanggal 1 Juni 2025 kembali memperingati Hari Lahir Pancasila, sebuah momen reflektif bagi bangsa Indonesia untuk mengingat fondasi filosofis negara yang digagas oleh para pendiri dan pahlawan bangsa. Pancasila bukan sekadar deretan sila yang dihafal, tetapi nilai-nilai hidup yang membentuk cara kita berbangsa dan bernegara. Dalam konteks kekinian, nilai-nilai Pancasila menjadi sangat relevan ketika kita melihat perjuangan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh pelosok negeri.
UMKM adalah tulang punggung ekonomi nasional, bukan hanya karena kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan penyerapan tenaga kerja, tetapi juga karena merekalah wujud nyata dari semangat gotong royong, kemandirian, dan keadilan sosial, dimana tiga prinsip utama yang berakar kuat dalam Pancasila.
Di tengah tantangan global dan era digital yang terus berubah dan berkembang, UMKM Indonesia terus berinovasi dan bertahan. Mereka adalah wujud nyata sila Ketiga, “Persatuan Indonesia”, karena UMKM hadir dari Sabang sampai Merauke, menyatukan keragaman budaya dalam semangat kewirausahaan. Mereka juga menjunjung tinggi sila Kelima, “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia”, dengan memberikan akses penghidupan yang layak bagi jutaan keluarga.
Namun, semangat ini tidak bisa dibiarkan berjalan sendiri. Negara harus hadir melalui kebijakan yang konkret: mempermudah akses permodalan, memperkuat ekosistem digital, membuka pasar yang adil, dan mendampingi UMKM agar naik kelas. Ini bukan sekadar tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh elemen bangsa.
UMKM dapat mewujudkan semangat dari Pancasila, yakni Gotong Royong, dimana pelaku UMKM saling bantu dan kolaborasi, Keadilan Sosial ini para UMKM buka peluang usaha merata.
Selanjutnya Persatuan, sektor UMKM tumbuh dari Aceh sampai Papua, Kemandirian, bagi UMKM mandiri, tapi tetap inklusif dan Ketuhanan dan Kemanusiaan, akan banyak UMKM lahir dari empati sosial dari dan ke masyarakat.
Memperingati Hari Lahir Pancasila di tahun 2025 ini, mari kita meneguhkan kembali komitmen kebangsaan kita. Mari kita dukung para penggiat UMKM, karena di tangan mereka, Pancasila bukan hanya diucapkan, tapi diwujudkan dalam tindakan nyata setiap hari.



















