Rabu, 29 April 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home News

Bagian Ke dua : Pembadanan Keadilan Substantif untuk Semua

Catatan akhir tahun dari Pekan Apresiasi Pengembanan Hukum Teoritik ke-II di Lombok

admin by admin
24 Desember 2024
in News
0
0
SHARES
67
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI – Diskusi selanjutnya, dilaksanakan Sabtu, 21 Desember 2024, pembicara berikutnya, Lalu Yudi Setiawan, pembelajar pada PDIH Unram 2023, menawarkan gagasan untuk melindungi karya sastra Sasak sebagai produk kultural melalui pendekatan hak cipta dan perlindungan ekspresi budaya tradisional.

Yudi melihat adanya potensi besar yang terkandung dalam setiap karya sastra yang ditransformasikan dan ditulis dalam bentuk takepan dan machapat. Potensi itu adalah nilai dan inspirasi yang bisa melahirkan karya-karya seni sastra dan budaya derivative lainnya.

Namun Hayyan ul Haq mengingatkan bahwa Hak cipta mengandung keterbatasan dalam melindungi produk kultural termasuk karya sastra Sasak ini, karena komponen internal dalam sistem perlindungan hak cipta cenderung menggunakan simbol-simbol semiotic modern (elements of modern semiotic symbols), seperti originalitas, identifiable author, limited protection, material form dan lain sebagainya.

Sementara karya sastra dan folklore yang merupakan produk kultural ini diturunkan dari generasi ke generasi, mungkin bisa ratusan atau bahkan ribuan tahun dan anonymous. Seringkali tidak diketahui siapa pencipta yang sesungguhnya.

Jadi dalam pandangan Haq, seharusnya semua produk kultural itu tidak hanya mengandalkan perlindungan hukum dan pengoptimasian melalui norma hukum positif yang ditetapkan oleh otoritas yang berkuasa saja, tetapi juga harus melihat potensi living law dan cultural products lain yang hidup di masyarakat, dipraktikkan, digunakan dan dikembangkan dalam kehidupan Komunitas Pengembanan budaya terkait.

Dalam kaitannya dengan gagasan tersebut, Haq, dengan mengacu pada pemikirannya yang disampaikan dalam UNESCO Expert Meeting di Amsterdam, pada tahun 2010, lebih lanjut menambahkan dan memperkuat gagasan pembentukan museum-museum inklusif yang akan menjadi media pembelajaran yang hidup dalam pengembanan kebudayaan tersebut.

Museum inklusif ini berbeda dengan museum konvensional yang hanya menyimpan, merawat dan memamerkan produk produk cultural heritage itu saja. Museum inklusif ini akan melibatkan masyarakat pengembanan kebudayaan itu untuk menggunakannya dan mengoptimalkan semua potensi fungsionalnya.

Sehingga dengan demikian, museum museum inklusif yang ada dalam masyarakat itu berfungsi sebagai: (i) media pembelajaran (kelas-kelas seni dan budaya) dalam transformasi nilai, cita dan identity; (ii) media konservator atas semua cultural heritage products; dan (iii) media berekonomi bagi masyarakat pengembannya.

Selanjutnya, pembicara berikutnya Mabrur Haslan menekankan pentingnya perlindungan hak Asasi manusia terutama bagi komunitas penyandang disabilitas. Hal ini didasarkan pada pemikiran konstitusional bahwa konstitusi itu meletakkan kewajiban positif bagi negara untuk menjamin pendidikan bagi semua rakyat warga negara Indonesia.

Dengan demikian, tersedianya akses atas pendidikan, termasuk pendidikan inklusif, bagi semua warga negara tanpa kecuali merupakan indicator penting dalam menguji dan mengukur kewajiban dan tanggungjawab konstitusional negara dalam menghormati (right to respect), melindungi (rights to protect) dan memenuhi (rights to fulfill) hak-hak fundamental warga negaranya.

Selain pembicara di atas, Dr. Murdan, yang juga Direktur Pascasarjana, Universitas Qamarul Huda (Nahdhatul Ulama), Bagu, Narmada, Lombok, yang mempresentasikan tentang pentingnya penyeimbangan antara hukum, kebebasan dan humanity.

Hal ini didasarkan atas pemikiran bahwa kebebasan dalam kehidupan setiap orang adalah hak fundamental. Namun demikian, hukum memberikan batasan atas demarkasi yang jelas atas ruang kebebasan tersebut. Dalam konteks inilah, kemanusiaan (humanity) berperan dalam memberikan arah kebebasan sekaligus menyeimbangkan kebebasan dan hukum.

Pemahaman ini penting sebagai fondasi teoritik atas pengakuan keberagaman dan keunikan setiap manusia dalam kehidupan bersama, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang dijamin oleh konstitusi. Dengan demikian segala kebijakan yang discriminatif dan mengancam keberagaman eksistensi kehidupan setiap orang atau komunitas adalah kebijakan yang bertentangan dengan konstitusi.

Dalam konteks ini, Hayyan ul Haq menekankan pentingnya pengkonstitusionalisasian kebijakan atau aktifitas penegakkan hukum yang tidak dapat memberikan perlindungan bagi pihak yang lemah (the weaker parties).

Pengkonstitusionalisasian ini penting untuk menjaga kekoherensian kekonsistensian, pelaksanaan konstitusi sampai pada tingkat yang paling bawah. Lebih lanjut, Haq menegaskan bahwa pengkonstitusionalisasian undang-undang, peraturan, kebijakan praktik hukum yang menyimpang ini merupakan cara yang paling valid, legitimate dan konstitusional dalam meneguhkan perwujudan dan pembadanan di substantive justice bagi semua (JUSTITIA OMNIBUS)!!!. (***)

Tags: Catatan akhir tahunKetua DePA-RIKoranmerapi.idTM Luthfi Yazid

Related Posts

Kapolda DIY, Ketua DPRD DIY dan Walikota Lepas Jalan Sehat PWI
News

Kapolda DIY, Ketua DPRD DIY dan Walikota Lepas Jalan Sehat PWI

27 April 2026
Ketua Umum DePA-RI Penuhi Undangan Pembicara Markas Besar TNI AU
News

Ketua Umum DePA-RI Penuhi Undangan Pembicara Markas Besar TNI AU

23 April 2026
Wujudkan UMKM “Naik Kelas”, Walikota Yogyakarta Dorong Penguasaan Pasar dan Pelantikan Pengurus DPC GEMMA Yogyakarta 2026-2029
News

Wujudkan UMKM “Naik Kelas”, Walikota Yogyakarta Dorong Penguasaan Pasar dan Pelantikan Pengurus DPC GEMMA Yogyakarta 2026-2029

23 April 2026
Danrem 072/Pamungkas Terima Audiensi PWI DIY, Perkuat Sinergi TNI dan Insan Pers
News

Danrem 072/Pamungkas Terima Audiensi PWI DIY, Perkuat Sinergi TNI dan Insan Pers

23 April 2026
Peringati HPN 2026, PWI DIY dan Polresta Yogyakarta Gelar Layanan Perpanjangan SIM Untuk Umum
News

Peringati HPN 2026, PWI DIY dan Polresta Yogyakarta Gelar Layanan Perpanjangan SIM Untuk Umum

23 April 2026
News

Pengumuman Kedua Lelang PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk, Eksekusi Hak Tanggungan

23 April 2026

Stay Connected

    • Trending
    • Comments
    • Latest
    Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

    Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

    15 Maret 2025
    Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

    Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

    15 Maret 2025
    Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

    Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

    18 April 2024
    Riwayat Singkat Prof. Dr. Ir. Hj. Dwiyati Pujimulyani, M.P. Terkait Kunir Putih.

    Riwayat Singkat Prof. Dr. Ir. Hj. Dwiyati Pujimulyani, M.P. Terkait Kunir Putih.

    2 Juli 2024

    Ekonomi Global Penuh Gejolak, Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar Jadi Solusi Proteksi

    0
    Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

    Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

    0
    Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

    Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

    0
    Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

    Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

    0

    Ekonomi Global Penuh Gejolak, Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar Jadi Solusi Proteksi

    28 April 2026
    Saat Rasa Aman Dipertaruhkan: Menakar Akuntabilitas Layanan Pendidikan Anak Usia Dini

    Saat Rasa Aman Dipertaruhkan: Menakar Akuntabilitas Layanan Pendidikan Anak Usia Dini

    28 April 2026
    Kapolda DIY, Ketua DPRD DIY dan Walikota Lepas Jalan Sehat PWI

    Kapolda DIY, Ketua DPRD DIY dan Walikota Lepas Jalan Sehat PWI

    27 April 2026
    Ketua Umum DePA-RI Penuhi Undangan Pembicara Markas Besar TNI AU

    Ketua Umum DePA-RI Penuhi Undangan Pembicara Markas Besar TNI AU

    23 April 2026

    Ekonomi Global Penuh Gejolak, Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar Jadi Solusi Proteksi

    28 April 2026
    Saat Rasa Aman Dipertaruhkan: Menakar Akuntabilitas Layanan Pendidikan Anak Usia Dini

    Saat Rasa Aman Dipertaruhkan: Menakar Akuntabilitas Layanan Pendidikan Anak Usia Dini

    28 April 2026
    Kapolda DIY, Ketua DPRD DIY dan Walikota Lepas Jalan Sehat PWI

    Kapolda DIY, Ketua DPRD DIY dan Walikota Lepas Jalan Sehat PWI

    27 April 2026
    Ketua Umum DePA-RI Penuhi Undangan Pembicara Markas Besar TNI AU

    Ketua Umum DePA-RI Penuhi Undangan Pembicara Markas Besar TNI AU

    23 April 2026
    Wujudkan UMKM “Naik Kelas”, Walikota Yogyakarta Dorong Penguasaan Pasar dan Pelantikan Pengurus DPC GEMMA Yogyakarta 2026-2029

    Wujudkan UMKM “Naik Kelas”, Walikota Yogyakarta Dorong Penguasaan Pasar dan Pelantikan Pengurus DPC GEMMA Yogyakarta 2026-2029

    23 April 2026
    Danrem 072/Pamungkas Terima Audiensi PWI DIY, Perkuat Sinergi TNI dan Insan Pers

    Danrem 072/Pamungkas Terima Audiensi PWI DIY, Perkuat Sinergi TNI dan Insan Pers

    23 April 2026
    Koran Merapi

    PT Merapi Media Utama
    Jl Gambiran No 45 Yogyakarta 55163

    0812 2712 7251
    harianmerapi@gmail.com

    Topik Berita

    • Bedah buku
    • Budaya
    • Cerpen
    • Ekbis
    • Hukum
    • Kearifan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lain-lain
    • Lelang
    • Lifestyle
    • News
    • Olahraga
    • Opini
    • Pendidikan
    • Profil
    • Wisata

    Berita Terbaru

    Ekonomi Global Penuh Gejolak, Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar Jadi Solusi Proteksi

    28 April 2026
    Saat Rasa Aman Dipertaruhkan: Menakar Akuntabilitas Layanan Pendidikan Anak Usia Dini

    Saat Rasa Aman Dipertaruhkan: Menakar Akuntabilitas Layanan Pendidikan Anak Usia Dini

    28 April 2026
    • Aturan Pengguna
    • Kebijakan Privasi
    • Pedoman Media Siber

    © 2024 Koran Merapi. All Right Reserved.

    No Result
    View All Result
    • Aturan Pengguna
    • Home
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pasang Iklan
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami

    © 2024 Koran Merapi. All Right Reserved.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    error code: 522