Selasa, 21 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home Budaya

Yogyakarta Gamelan Festival ke-31 Digelar di Plaza Ngasem hingga 2 Agustus 2026

admin by admin
21 Juli 2026
in Budaya
0
Konferensi pers Yogyakarta Gamelan Festival, Senin (20/7/2026) di Loman Park Hotel. - Foto: Agoes Jumianto

Konferensi pers Yogyakarta Gamelan Festival, Senin (20/7/2026) di Loman Park Hotel. - Foto: Agoes Jumianto

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORANMERAPI.ID – Event tahunan Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) Kembali akan digelar di tahun ke-31 pada 21 Juli hingga 2 Agustus 2026 dengan mengusung tema besar “Sukacita” (Joy).

Komunitas Gayam 16 kembali menghadirkan Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) ke-31, festival gamelan internasional yang telah menjadi ruang pertemuan para pelaku dan penikmat gamelan dari berbagai penjuru dunia sejak 1995.

Mengusung tema “Sukacita” (Joy), YGF 31 mengajak masyarakat merasakan kembali gamelan bukan sekadar sebagai instrumen musik, melainkan sebagai sumber sukacita, ruang kebersamaan, dan penyegaran batin.

Sebagai bagian dari Bulan Warisan Dunia DIY, YGF 31 turut memperkuat upaya pelestarian dan pengembangan warisan budaya yang telah diakui UNESCO.

Festival ini menghadirkan rangkaian program yang berlangsung mulai 21 Juli hingga 2 Agustus 2026, meliputi Lokakarya Gamelan, Rembug Budaya, dan Konser Gamelan.

Dalam konferensi pers YGF 31, yang digelar di Loman Park Hotel, Senin (20/7), Ketua Komunitas Gayam 16, Ari Wulu menyampaikan bagaimana YGF terus berkembang sebagai ruang kolaborasi lintas budaya yang mempertemukan seniman gamelan dari Indonesia maupun mancanegara.

“Selama lebih dari tiga dekade, festival ini menjadi wadah untuk menjaga relevansi gamelan di tengah perkembangan zaman sekaligus membuka ruang eksplorasi artistik baru,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua YGF 31, Lanoke “Uke”, memaparkan rangkaian program festival tahun ini yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan masyarakat.

“Mengangkat semangat Sukacita (Joy), YGF 31 ingin menunjukkan bahwa kegembiraan dapat lahir dari proses memainkan, mendengarkan, dan mengeksplorasi gamelan Bersama,” jelas Uke.

Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY, Dian Lakshmi Pratiwi, S.S., M.A. menjelaskan dukungan pemerintah aerah terhadap penyelenggaraan YGF sebagai bagian dari perayaan Bulan Warisan Dunia DIY, sekaligus memperkuat posisi Yogyakarta sebagai kota budaya yang aktif merawat dan mengembangkan warisan budaya dunia.

Dijelaskan Dian Lakshmi Pratiwi, Yogyakarta Gamelan Festival tebukti tahan bantig dan teruji sebagai upaya-upaya mandiri yang kemudian dikuatkan oleh Pemerintah Daerah DIY.

“Mengapa? Karena nila-nilai penting yang terkandung di dalam gamelan menjadi bagian yang harus dikuatkan Pemda DIY sebagai aksi dari pelestarian karya budaya yang sudah ditetapkan oleh UNESCO,” jelas Dian.

Selanjtnya, sebagai program Road To YGF 31 akan diadakan Lokakarya “Gamelan sebagai Musik Meditasi”, sebuah eksplorasi bunyi gamelan sebagai sarana meditasi dan penciptaan sukacita kolektif.

Lokakarya diselenggarakan pada Selasa, 21 Juli 2026 dan Rabu, 22 Juli 2026 pukul 15.00–18.30 WIB bertempat di Komunitas Gayam16.

Selama dua hari, peserta akan diajak mengeksplorasi vibrasi instrumen gamelan sebagai media refleksi, dengan hasil eksplorasi yang nantinya dipresentasikan pada Konser Gamelan YGF 31.

Selain lokakarya, YGF 31 juga menghadirkan Rembug Budaya yang mengangkat isu Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dalam ekosistem musik tradisi.

Rembug Budaya mengusung tema “Raising Awareness of Intellectual Property for Gamelan Tradition Community” akan digelar pada Senin, 27 Juli 2026 pukul 15.00 – 18.00 WIB di OKID Cafe (Jalan Panembahan No.1-3, Panembahan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta). Menghadirkan narasumber: Septiani (Head of Legal Department, PT Pragita Prabawa Pustaka), Eef van Breen (Musisi internasional),
Dr. Drs. Sukisno, M.Sn. (Dosen, musisi tradisi dan komposer), serta Moderator: Anon Suneko, S.Sn., M.Sn. (Dosen dan Praktisi Gamelan).

Forum ini bertujuan meningkatkan kesadaran pelaku seni tradisi mengenai pentingnya perlindungan karya intelektual agar para seniman memperoleh apresiasi sekaligus manfaat ekonomi dari karya mereka.

Puncak festival akan berlangsung melalui Konser Gamelan pada 31 Juli–2 Agustus 2026 di Plaza Ngasem, Yogyakarta, yang menghadirkan sekitar 16 kelompok penampil dari berbagai propinsi di Indonesia dan berbagai negara. Mereka dating dari Bantul, Banyuwangi, Cilacap, Sampang Madura, Klaten, Belanda, Prancis, dan Yogyakarta.

Konser ini menjadi ruang perjumpaan lintas budaya yang memperlihatkan gamelan sebagai bahasa universal yang terus hidup, berkembang, dan membawa semangat kebersamaan.

“Melalui penyelenggaraan YGF 31, Komunitas Gayam 16 berharap semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, yang melihat gamelan sebagai budaya yang hidup, terbuka terhadap inovasi, dan tetap berakar kuat pada nilai-nilai tradisi,” pungkas Ari Wulu. (Aja)

 

Tags: Ari WuluPlaza NgasemYGF 31Yogyakarta Gamelan Festival

Related Posts

Pentas Produksi Teater “AIR” Angkat Isu Keserakahan di TBY
Budaya

Pentas Produksi Teater “AIR” Angkat Isu Keserakahan di TBY

1 Maret 2026
Pameran “& Musik Menjadi Visual” Hadirkan Dialog Personal antara Musik dan Seni Rupa
Budaya

Pameran “& Musik Menjadi Visual” Hadirkan Dialog Personal antara Musik dan Seni Rupa

1 Maret 2026
Suara Wayang Golek yang Dijaga di Dalam Keraton
Budaya

Suara Wayang Golek yang Dijaga di Dalam Keraton

1 Maret 2026
Dari Rakyat untuk Rakyat: ART CARE FOR SUMATRA
Budaya

Dari Rakyat untuk Rakyat: ART CARE FOR SUMATRA

1 Maret 2026
‘Let Them Eat Cake’: Ketika Seni Menyuarakan Jarak Kekuasaan dan Rakyat
Budaya

‘Let Them Eat Cake’: Ketika Seni Menyuarakan Jarak Kekuasaan dan Rakyat

25 Februari 2026
Ber-‘Tegur Sapa’ Lewat Pameran Seni: Cara Reuni Mahasiswa ISI
Budaya

Ber-‘Tegur Sapa’ Lewat Pameran Seni: Cara Reuni Mahasiswa ISI

25 Februari 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
Konferensi pers Yogyakarta Gamelan Festival, Senin (20/7/2026) di Loman Park Hotel. - Foto: Agoes Jumianto

Yogyakarta Gamelan Festival ke-31 Digelar di Plaza Ngasem hingga 2 Agustus 2026

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
Konferensi pers Yogyakarta Gamelan Festival, Senin (20/7/2026) di Loman Park Hotel. - Foto: Agoes Jumianto

Yogyakarta Gamelan Festival ke-31 Digelar di Plaza Ngasem hingga 2 Agustus 2026

21 Juli 2026
Wujudkan Kemandirian Pangan, Puluhan Mahasiswa ASEAN Bagikan Bibit Sayur untuk Warga Kali Code

Wujudkan Kemandirian Pangan, Puluhan Mahasiswa ASEAN Bagikan Bibit Sayur untuk Warga Kali Code

21 Juli 2026
Sepasang Kaki yang Menolak Menyerah dan Sujud Syukur di Lereng Menoreh

Sepasang Kaki yang Menolak Menyerah dan Sujud Syukur di Lereng Menoreh

20 Juli 2026
Pengda PTMSI DIY Sukses Gelar Kejurda Tenis Meja 2026, Ini Daftar Lengkap Pemenangnya!

Pengda PTMSI DIY Sukses Gelar Kejurda Tenis Meja 2026, Ini Daftar Lengkap Pemenangnya!

21 Juli 2026
Konferensi pers Yogyakarta Gamelan Festival, Senin (20/7/2026) di Loman Park Hotel. - Foto: Agoes Jumianto

Yogyakarta Gamelan Festival ke-31 Digelar di Plaza Ngasem hingga 2 Agustus 2026

21 Juli 2026
Wujudkan Kemandirian Pangan, Puluhan Mahasiswa ASEAN Bagikan Bibit Sayur untuk Warga Kali Code

Wujudkan Kemandirian Pangan, Puluhan Mahasiswa ASEAN Bagikan Bibit Sayur untuk Warga Kali Code

21 Juli 2026
Sepasang Kaki yang Menolak Menyerah dan Sujud Syukur di Lereng Menoreh

Sepasang Kaki yang Menolak Menyerah dan Sujud Syukur di Lereng Menoreh

20 Juli 2026
Pengda PTMSI DIY Sukses Gelar Kejurda Tenis Meja 2026, Ini Daftar Lengkap Pemenangnya!

Pengda PTMSI DIY Sukses Gelar Kejurda Tenis Meja 2026, Ini Daftar Lengkap Pemenangnya!

21 Juli 2026
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

19 Juli 2026
Sambut HUT RI Ke-81, YPIB Bersama Astra Motor Yogyakarta Gelar Pelatihan Safety Riding “Merdeka Aman Bersama” 

Sambut HUT RI Ke-81, YPIB Bersama Astra Motor Yogyakarta Gelar Pelatihan Safety Riding “Merdeka Aman Bersama” 

19 Juli 2026