Senin, 6 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home Budaya

Pentas Produksi Teater “AIR” Angkat Isu Keserakahan di TBY

admin by admin
1 Maret 2026
in Budaya
0
Gelaran teater 'AIR' digelar di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta. (Zania Alfin Wafiroh)

Gelaran teater 'AIR' digelar di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta. (Zania Alfin Wafiroh)

0
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Gelaran teater ‘AIR’ digelar di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta. (Zania Alfin Wafiroh)

KORAN MERAPI – Pentas Produksi Teater AIR digelar di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta, Jumat (23/1/2026).

Pementasan teater yang diselenggarakan oleh Unstrat UNY ini mengangkat tema keserakahan yang dinilai relevan dengan kondisi sosial saat ini.

Pementasan AIR disutradarai sekaligus ditulis naskahnya oleh Syahdan. Proses persiapan pertunjukan berlangsung selama kurang lebih tiga bulan dan melibatkan komunitas teater, khususnya teater kampus.

Menurut Diana, salah satu panitia, pemilihan tema keserakahan berangkat dari fenomena yang banyak ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

“Melihat banyaknya keserakahan di kehidupan saat ini, maka dari itu diangkatlah menjadi naskah ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, pesan utama pementasan adalah bahwa keserakahan dapat membawa manusia pada ketidakharmonisan.

Antusiasme penonton terlihat selama pementasan berlangsung. Alya (20), mahasiswa yang hadir sebagai penonton, mengaku mengetahui informasi pertunjukan melalui media sosial seperti WhatsApp dan Instagram.

Ia tertarik menonton karena tema yang diangkat dinilai dekat dengan realitas kehidupan saat ini.

“Pesan yang saya tangkap adalah jangan pernah memiliki sikap serakah, karena dari keserakahan seseorang bisa berkhianat dan berujung fatal,” kata Alya.

Dari sisi artistik, pementasan AIR menampilkan setting panggung yang menyerupai area pertambangan, didukung kostum dan tata rias aktor yang memperkuat suasana cerita.

Beberapa adegan tari serta permainan tata cahaya pada bagian akhir pementasan menjadi salah satu sorotan penonton.

Meski berjalan lancar, panitia mengungkapkan adanya kendala selama proses latihan. Faktor cuaca, khususnya hujan, menjadi tantangan utama karena keterbatasan tempat latihan.

Melalui pementasan ini, teater kembali dimanfaatkan sebagai medium penyampaian pesan sosial kepada masyarakat. (Zania Alfin Wafiroh)

Tags: keserakahanTBYTeater

Related Posts

Pameran “& Musik Menjadi Visual” Hadirkan Dialog Personal antara Musik dan Seni Rupa
Budaya

Pameran “& Musik Menjadi Visual” Hadirkan Dialog Personal antara Musik dan Seni Rupa

1 Maret 2026
Suara Wayang Golek yang Dijaga di Dalam Keraton
Budaya

Suara Wayang Golek yang Dijaga di Dalam Keraton

1 Maret 2026
Dari Rakyat untuk Rakyat: ART CARE FOR SUMATRA
Budaya

Dari Rakyat untuk Rakyat: ART CARE FOR SUMATRA

1 Maret 2026
‘Let Them Eat Cake’: Ketika Seni Menyuarakan Jarak Kekuasaan dan Rakyat
Budaya

‘Let Them Eat Cake’: Ketika Seni Menyuarakan Jarak Kekuasaan dan Rakyat

25 Februari 2026
Ber-‘Tegur Sapa’ Lewat Pameran Seni: Cara Reuni Mahasiswa ISI
Budaya

Ber-‘Tegur Sapa’ Lewat Pameran Seni: Cara Reuni Mahasiswa ISI

25 Februari 2026
Kabare Yogyakarta 
Budaya

Kabare Yogyakarta 

18 Oktober 2025

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
Samsung Solve for Tomorrow 2026 kembali digelar melalui Workshop Design Thinking. (Ist)

Samsung Solve for Tomorrow 2026 Latih 2.600 Peserta dengan Design Thinking

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
Samsung Solve for Tomorrow 2026 kembali digelar melalui Workshop Design Thinking. (Ist)

Samsung Solve for Tomorrow 2026 Latih 2.600 Peserta dengan Design Thinking

5 Juli 2026
Sukses Digelar, Ratusan Peserta Ikuti “Run & Jalan Nordick: Mlaku Lan Mlayu Mubeng Beteng” di Alun-Alun Kidul

Sukses Digelar, Ratusan Peserta Ikuti “Run & Jalan Nordick: Mlaku Lan Mlayu Mubeng Beteng” di Alun-Alun Kidul

5 Juli 2026
Belajar Bahasa Inggris sambil Memasak: Kolaborasi Dosen PBI UMY, Mahasiswa Walailak University Thailand, dan PKK RT 50 Celeban

Belajar Bahasa Inggris sambil Memasak: Kolaborasi Dosen PBI UMY, Mahasiswa Walailak University Thailand, dan PKK RT 50 Celeban

3 Juli 2026
Penguatan Ideologi Pancasila Jadi Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Era Digital

Penguatan Ideologi Pancasila Jadi Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Era Digital

3 Juli 2026
Samsung Solve for Tomorrow 2026 kembali digelar melalui Workshop Design Thinking. (Ist)

Samsung Solve for Tomorrow 2026 Latih 2.600 Peserta dengan Design Thinking

5 Juli 2026
Sukses Digelar, Ratusan Peserta Ikuti “Run & Jalan Nordick: Mlaku Lan Mlayu Mubeng Beteng” di Alun-Alun Kidul

Sukses Digelar, Ratusan Peserta Ikuti “Run & Jalan Nordick: Mlaku Lan Mlayu Mubeng Beteng” di Alun-Alun Kidul

5 Juli 2026
Belajar Bahasa Inggris sambil Memasak: Kolaborasi Dosen PBI UMY, Mahasiswa Walailak University Thailand, dan PKK RT 50 Celeban

Belajar Bahasa Inggris sambil Memasak: Kolaborasi Dosen PBI UMY, Mahasiswa Walailak University Thailand, dan PKK RT 50 Celeban

3 Juli 2026
Penguatan Ideologi Pancasila Jadi Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Era Digital

Penguatan Ideologi Pancasila Jadi Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Era Digital

3 Juli 2026
Komunikasi Publik Pemerintahan Prabowo-Gibran Masih Buruk, Pejabat Sering Tunjukkan Sikap Nirempati dan Egois 

Komunikasi Publik Pemerintahan Prabowo-Gibran Masih Buruk, Pejabat Sering Tunjukkan Sikap Nirempati dan Egois 

2 Juli 2026
Mengasah Lidah Bocah Kadipaten: Membuka Gerbang Dunia Lewat ‘Wis Kawentar’

Mengasah Lidah Bocah Kadipaten: Membuka Gerbang Dunia Lewat ‘Wis Kawentar’

2 Juli 2026