KORAN MERAPI – Wahyudi Kurniawan, memecahkan rekor dengan meraih suara terbanyak yakni 16.469 suara pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 tingkat DPRD Kabupaten Sleman yang digelar 14 Februari 2024.
Suara tertinggi kedua diraih HR Sukaptono dari Gerindra dengan 11.543 suara disusul Aditya Bima Santosa Putra dari PDI Perjuangan yang mendapatkan 11.440 suara. Keduanya berasal dari daerah pemilihan (dapil) Sleman 1 meliputi Kapanewon (kecamatan) Sleman, Tempel dan Turi.
Perolehan suara tertinggi tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman nomor 334 Tahun 2024 Tentang Penetapan Hasil Rekapitulasi Pemilu Anggota DPRD Sleman 2024.
Atas perolehan suara ini, calon anggota legislatif (caleg) PDI Perjuangan dari dapil Sleman 1 ini sudah
dipastikan melenggang menjadi anggota DPRD Sleman periode 2024-2029.
“Alhamdulillah, saya dapat meraih suara terbanyak. Bukan hanya di tingkat dapil, tetapi perolehan suara tertinggi untuk DPRD kabupaten/kota se-DIY,” kata Wahyudi Kurniawan, Rabu (6/3/2024).
Ketua Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Kabupaten Sleman ini tak menyangka dapat meraih suara hingga sebanyak 16.469. Pasalnya, bersama tim pemenangan yang dibentuknya, dia hanya menargetkan memperoleh 13.000 suara agar dapat dipastikan lolos menjadi legislator.
Apalagi, dia baru pertama kali mencalonkan sebagai anggota legislatif, sehingga tak menduga akan meraih suara terbanyak pada Pemilu 2024.
Ketika ditanya kiat memperoleh suara, Wahyudi meyakini bahwa gotong-royong dengan masyarakat dan tokoh masyarakat yang menjadikannya terpilih sebagai anggota legislatif. Selain itu, bantuan maupun kerja sama dengan senior partai juga menjadi kunci dalam menarik simpati masyarakat.
“Saya bersama tim pemenangan sempat kaget juga dapat meraup suara hingga melebihi target. Saya ucapkan terima kasih kepada PDI Perjuangan yang telah memberi kesempatan menjadi bagian untuk sama-sama berjuang membangun Kabupaten Sleman lebih baik dan maju,” ujarnya.
Yudi, demikian sapaannya, juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat khususnya di wilayah dapil Sleman 1 yang telah memberi kepercayaan dengan menggunakan hak suaranya. Perolehan suara tertinggi ini juga menjadi bukti bahwa PDI Perjuangan masih menjadi harapan bagi masyarakat Sleman.
”Wong nandur bakal ngunduh (orang menanam akan menuai hasil). Berbuat baiklah tanpa pamrih, masyarakat yang menilai sendiri. Jika caleg rajin turun ke bawah, dapat mematahkan politik uang,” ungkapnya.
Yudi berjanji, setelah dilantik menjadi anggota DPRD Sleman akan segera bekerja sesuai tugas pokok dan fungsinya (tupoksi), berjuang dan berusaha semaksimal mungkin harapan masyarakat Sleman hingga lima tahun ke depan.
Wakil Ketua Banteng Muda Indonesia (BMI) DPD DIY ini mengakui, dalam membangun Kabupaten Sleman menjadi lebih maju, dibutuhkan sinergi antara pemerintah dengan masyarakat. Keinginan dan harapan masyarakat harus ditampung dan segera direspon demi kepentingan bersama. (Awn)








