Rabu, 17 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home Opini

Ramadan Bulan Bertebaran Cahaya Cahaya Ilahi.

admin by admin
1 April 2024
in Opini
0
0
SHARES
141
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI – Umat Islam pasti selalu menyambut bahagia datangnya bulan Ramadan. Bulan Ramadan adalah bulan yang sangat ditunggu bagi orang beriman. Karena pada bulan Ramadan, benar-benar di sana banyak rahasia yang luar biasa. Pada bulan Ramadan ini bertebaran cahaya-cahaya, pada malam Ramadan ada Cahaya Furqan diturunkan. Inilah yang dinanti-nanti oleh orang-orang beriman.

Dalam Surah Al Baqarah 183-185 disebutkan:
“Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa” (QS 2: 183)

(Yaitu) beberapa hari tertentu. Maka barang siapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Dan bagi orang yang berat menjalankannya,1 wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin. Tetapi barang siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan,2 maka itu lebih baik baginya, dan puasamu itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (QS 2: 184)

“Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Alquran, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil). Karena itu, barang siapa di antara kamu mendapati bulan itu, maka berpuasalah. Dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (dia tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya), sebanyak hari yang ditinggalkannya, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur” (QS 2: 185)

Ada poin-poin yang harus dipahami di dalam ayat Al Baqarah 183 ini, yakni “hai orang-orang yang beriman”. Orang yang beriman dipanggil sama Allah untuk menjalanlan puasa. Jika kita merasa punya iman, maka hukumnya wajib berpuasa. Allah tentu punya maksud menyuruh manusia untuk berpuasa. Orang beriman jika menjalankan puasa itu agar menjadi orang bertakwa, yakni taat menjalani perintah. Lalu, jika ada orang yang beriman tidak takwa lagi setelah Ramadan bagaimana? Berarti puasanya tidak membawa output yang luar biasa.

Karena itu, puasa itu harus dijalani secara serius, lahir dan batin puasa. Kendalikan benar-benar nafsu atau jiwa kita selama diri berpuasa selalu dalam kebaikan, mulai Pikiran, Hati, Kalimat, dan Perilaku. Orang yang beriman menjalankan puasa itu tidak akan pernah ribut soal mau buka puasa apa, misalnya. Orang beriman itu totalitas menjalankan puasa, menikmati puasa, tidak menuntut apa-apa baik kepada Tuhan atau manusia lainnya.

Ada tiga kunci dasar dalam bulan suci Ramadan yang harus dipegang. Yakni, bulan Pengampunan pada 10 hari pertama, yakni hari pertama sampai ke-10 Ramadan. Lalu, Rahmatan pada 10 hari kedua (hari ke-11 sampai 20), baru masuk hari Kemuliaan (mulai malam 21 sampai hari ke-29 atau ke-30).

Tiga kunci itu menjadi target utama, bahwa output yang kita cari adalah Pengampunan, lalu Rahmatan, dan Cahaya Kemuliaan. Lantas, bagaimana cara mendapatkan tiga target utama Ramadan itu?

Pada bulan Ramadan kuncinya adalah penyucian jiwa. Dalam diri manusia itu ada tujuh komponen, di antaranya Jiwa (nafs). Nah, Allah mengilhamkan kepada jiwa, jalan kejahatan dan jalan ketakwaan. Bagaimana selanjutnya Allah mengilhamkan jiwa kita pada jalan ketakwaan.

Dalam Surat Asy Syams ayat 7-10 adalah hakikat bulan Ramadan soal penyucian jiwa. Simak Asy Syams ayat 7: “Dan demi jiwa serta penyempurnaan (ciptaan)-nya,” “lalu Dia mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketakwaannya,” (ayat 8). “sungguh beruntung orang yang menyucikannya (jiwa itu)” (ayat 9). Lalu, “dan sungguh rugi orang yang mengotorinya.” (ayat 10).

Maka, sesuai ayat Alquran diperintahkannya orang beriman oleh Allah, agar menjadi orang yang takwa. Takwa itu taat kepada Allah. Takwa itu tidak ada protes, tidak mengeluh, menikmati semua perintah yang dijalani.

Nah, pada bulan Ramadan ini kita gempur sifat iblis dengan tebaran cahaya cahaya di bulan ini. Dalam surat Al Baqarah 185, Allah menurunkan Cahaya Furqan (pembeda yang haq dan batil), kita targetkan dapat cahaya Furqan itu. Dengan cahaya furqan, manusia tidak akan lagi berbuat kebatilan, karena dalam dirinya telah dikendalikan Allah melalui cahayaNya, Allah telah memberi ilham ketakwaan melalui Cahaya Furqan.

Yang patut diketahui ilmunya, Bulan Ramadan itu adalah konsep penyucian diri, yakni tiga kunci di atas tadi; masa Pengampunan, Rahmatan, dan Kemuliaan. Tidak mungkin orang beriman akan mendapatkan kemuliaan, jika belum dirahmati Allah. Pun mustahil orang mendapatkan Rahmat (kasih sayang) Allah sebelum dapat pengampunan.

Jadi, satu bulan penuh Ramadan ini satu rangkaian proses pembakaran jiwa. Maka, jalani secara lahir dan batiniah. Selama 11 bulan kotoran kotoran dalam diri (jiwa), kita sucikan lagi selama satu bulan Ramadan ini.

Karena itu, ketika tiga kunci itu diraih manusia beriman, lahirlah manusia yang suci, bagaikan bayi yang lahir, yaitu Idul Fitri. Saat itulah orang beriman melantunkan Subhanallahu, wal alhamdulillahu, walailahailallahu wallahu akbar. Itulah luar biasanya Ramadan. Keren kan ilmu Allah melalui Alquran ini?

Mari, kita benahi diri kita dengan benar-benar memahami ilmu hakikat tentang Ramadan. Jangan sia-siakan puasa kita hanya dengan menahan makan dan minum, tapi jadikan ini momentum untuk benar-benar mensucikan diri, sehingga saat Idul Fitri, jiwa kita benar-benar suci bagaikan bayi lahir.

Penulis : Gus Salam YS (Guru Ruhani & Inovasi Spiritual, Pengasuh Majelis Taklim Salam Wa Rahmah).

Tags: Al-QuranCahaya IlahiGus SalamRamadhan

Related Posts

Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan
Opini

Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan

10 Juni 2026
Memelihara Harapan, Catatan Hendry Ch Bangun (FWK)
Opini

Memelihara Harapan, Catatan Hendry Ch Bangun (FWK)

6 Juni 2026
Ketika ‘Pesta Babi’ Menjadi Metafora Papua
Opini

Ketika ‘Pesta Babi’ Menjadi Metafora Papua

14 Mei 2026
Saat Rasa Aman Dipertaruhkan: Menakar Akuntabilitas Layanan Pendidikan Anak Usia Dini
Opini

Saat Rasa Aman Dipertaruhkan: Menakar Akuntabilitas Layanan Pendidikan Anak Usia Dini

28 April 2026
Hari Kebebasan Pers Dunia:  Menjadi Suluh dan Lokomotif Bangsa
Opini

Hari Kebebasan Pers Dunia:  Menjadi Suluh dan Lokomotif Bangsa

3 Mei 2026
Hari Kemenangan atau Sekadar Tradisi? Saatnya Idulfitri Menjadi Titik Balik yang Sesungguhnya
Opini

Hari Kemenangan atau Sekadar Tradisi? Saatnya Idulfitri Menjadi Titik Balik yang Sesungguhnya

20 Maret 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
Penyelenggaraan workshop Penyusunan dan Evaluasi SOP serta Penyusunan Standar Pelayanan FISIP UPN Veteran Yogyakarta. (Foto : Dokumentasi FISIP UPN Veteran Yogyakarta)

Pimpinan FISIP UPN Veteran Yogyakarta Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
Penyelenggaraan workshop Penyusunan dan Evaluasi SOP serta Penyusunan Standar Pelayanan FISIP UPN Veteran Yogyakarta. (Foto : Dokumentasi FISIP UPN Veteran Yogyakarta)

Pimpinan FISIP UPN Veteran Yogyakarta Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan

16 Juni 2026
Peringati Hari Jadi ke-195 Bantul: Forum BUMDes Bantul Gelar ‘Senam Sak Isone’ dan Unjuk Potensi UMKM di Sekar Mataram

Peringati Hari Jadi ke-195 Bantul: Forum BUMDes Bantul Gelar ‘Senam Sak Isone’ dan Unjuk Potensi UMKM di Sekar Mataram

14 Juni 2026
Samsung menghadirkan inovasi terbaru melalui Samsung Vision AI yang terintegrasi pada Samsung Micro RGB.

Samsung TV Micro RGB, Ketika Pengalaman Menonton Menjadi Lebih Personal di Rumah

13 Juni 2026
DARI OMPRENG KEMBALI KE OMPRENG: Menengok Konsep Sirkular Ekonomi “Kabeh Mubeng Lan Migunani” di SPPG Palbapang 2 Bantul

DARI OMPRENG KEMBALI KE OMPRENG: Menengok Konsep Sirkular Ekonomi “Kabeh Mubeng Lan Migunani” di SPPG Palbapang 2 Bantul

12 Juni 2026
Penyelenggaraan workshop Penyusunan dan Evaluasi SOP serta Penyusunan Standar Pelayanan FISIP UPN Veteran Yogyakarta. (Foto : Dokumentasi FISIP UPN Veteran Yogyakarta)

Pimpinan FISIP UPN Veteran Yogyakarta Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan

16 Juni 2026
Peringati Hari Jadi ke-195 Bantul: Forum BUMDes Bantul Gelar ‘Senam Sak Isone’ dan Unjuk Potensi UMKM di Sekar Mataram

Peringati Hari Jadi ke-195 Bantul: Forum BUMDes Bantul Gelar ‘Senam Sak Isone’ dan Unjuk Potensi UMKM di Sekar Mataram

14 Juni 2026
Samsung menghadirkan inovasi terbaru melalui Samsung Vision AI yang terintegrasi pada Samsung Micro RGB.

Samsung TV Micro RGB, Ketika Pengalaman Menonton Menjadi Lebih Personal di Rumah

13 Juni 2026
DARI OMPRENG KEMBALI KE OMPRENG: Menengok Konsep Sirkular Ekonomi “Kabeh Mubeng Lan Migunani” di SPPG Palbapang 2 Bantul

DARI OMPRENG KEMBALI KE OMPRENG: Menengok Konsep Sirkular Ekonomi “Kabeh Mubeng Lan Migunani” di SPPG Palbapang 2 Bantul

12 Juni 2026
Ratusan Pahlawan Kemanusiaan Terima Penghargaan Donor Darah 50 Kali, Apresiasi atas Keikhlasan Tanpa Batas

Ratusan Pahlawan Kemanusiaan Terima Penghargaan Donor Darah 50 Kali, Apresiasi atas Keikhlasan Tanpa Batas

11 Juni 2026
Musim Wisuda Tiba: Solusi Pindah Kostan Praktis Mahasiswa Jogja Kembali ke Kampung Halaman

Musim Wisuda Tiba: Solusi Pindah Kostan Praktis Mahasiswa Jogja Kembali ke Kampung Halaman

10 Juni 2026