Minggu, 23 Agustus 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home Budaya

Workshop Melestarikan Sastra Jawa Lewat Feature, Soal ‘Unggah-Ungguh’ Penting Diperhatikan

admin by admin
19 Februari 2024
in Budaya
0
Salah satu pemateri saat memaparkan materinya dalam Workshop Kepenulisan bertema, Melestarikan Sastra Jawa Lewat Feature. (MERAPI-SULISTYANTO)

Salah satu pemateri saat memaparkan materinya dalam Workshop Kepenulisan bertema, Melestarikan Sastra Jawa Lewat Feature. (MERAPI-SULISTYANTO)

0
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI – Gaya penulisan berita dan feature memiliki perbedaan cukup signifikan. Penulisan berita cenderung formal, singkat dan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti.

Sedangkan penulisan feature lebih kreatif, deskriptif serta menekankan pada aspek emosional. Unsur dalam feature, yakni opini, human interest dan sastra.

Hal tersebut diungkap Sutopo Sugihartono (Wartawan SKH. Kedaulatan Rakyat) saat menjadi pemateri Workshop Kepenulisan bertema, Melestarikan Sastra Jawa Lewat Feature di Sleman, baru-baru ini.

Sebagai pemrakarsa workshop, yakni Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayaan) Kabupaten Sleman untuk menyongsong peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional yang diperingati setiap 21 Februari.

Dalam kesempatan tersebut, Sutopo juga menjelaskan, feature juga dikenal sebagai karangan khas yang menyajikan fakta dengan gaya ringan, menarik dan memberikan fungsi menghibur.

Khususnya menulis feature dalam Bahasa Jawa, lanjut Sutopo, sama menulis pada umumnya. Namun perlu memperhatikan kaidah-kaidah dalam Bahasa Jawa terutama soal ejaan dan unggah-ungguh. “

Hal ini karena dalam Bahasa Jawa mengenal undha-usuk atau tata krama dalam pengetrapannya sering menyulitkan bagi pembaca kalau dituliskan tidak tepat,” urai Sutopo yang juga ketua Paguyuban Sastra Budaya Jawa (Pasbuja) Kawi Merapi.

Pemateri lainnya, Budi Sarjono (Penulis/Novelis) mengungkapkan, rumus baku dalam penulisan berita, yaitu 5W+1H, sedangkan untuk feature, 5W+1H ditambah 3I (intuisi, investigasi dan imajinasi).

“Intuisi yaitu kemampuan memahami sesuatu tanpa melalui penalaran rasional dan intelektualitas. Bisa juga disebut feeling, kepekaan batin atau dalam Bahasa Jawa dapat disebut rasa,” terangnya.

Lain halnya dengan investigasi, lanjut Budi, merupakan penelusuran, penelitian mendalam, pengumpulan data secara mendalam dan akurat. Sedangkan imajinasi, bisa pula diartikan membayangkan/menggambarkan berdasar pengalaman ataupun kenyataan dengan kemampuan berimajinasi seorang penulis feature bisa lebih menghidupkan cerita.

Ditambahkan Budi atau sering disapa Budsar, dengan investigasi, feature yang ditulis akan lebih mampu menyentuh hati pembaca. Selain itu tulisan feature lebih abadi dibandingkan berita.

Sementara itu Wiwien Widyawati Rahayu (Dosen Prodi Bahasa, Sastra dan Budaya Jawa Fakultas Ilmu Budaya UGM) memaparkan materi bertema, Sumber Pustaka untuk Memperkuat Isi Feature.

Menurut Wiwien, sumber pustaka ataupun rujukan merupakan sesuatu yang digunakan sebagai pemberi informasi untuk menyokong atau memperkuat pernyataan dengan tegas. Selain itu, lanjut Wiwien, rujukan dikenal juga dengan sebutan referensi. Lalu mengapa rujukan penting? Antara lain erat kaitannya dengan etika, penguatan klaim, dan penghargaan/pengakuan.

“Bentuk rujukan atau referensi untuk penulisan feature, bisa yang tertulis maupun lisan,” terangnya.

Rujukan tertulis jika akan menulis feature berbahasa Jawa, sebut Wiwien, misalnya dengan studi pustaka (buku/penelitian terdahulu) dan studi arsip. Sedangkan yang lisan, yakni wawancara terkait oral history (sejarah lisan). (Yan)

 

 

 

Tags: featureSastra Jawaworkshop

Related Posts

Konferensi pers Yogyakarta Gamelan Festival, Senin (20/7/2026) di Loman Park Hotel. - Foto: Agoes Jumianto
Budaya

Yogyakarta Gamelan Festival ke-31 Digelar di Plaza Ngasem hingga 2 Agustus 2026

21 Juli 2026
Pentas Produksi Teater “AIR” Angkat Isu Keserakahan di TBY
Budaya

Pentas Produksi Teater “AIR” Angkat Isu Keserakahan di TBY

1 Maret 2026
Pameran “& Musik Menjadi Visual” Hadirkan Dialog Personal antara Musik dan Seni Rupa
Budaya

Pameran “& Musik Menjadi Visual” Hadirkan Dialog Personal antara Musik dan Seni Rupa

1 Maret 2026
Suara Wayang Golek yang Dijaga di Dalam Keraton
Budaya

Suara Wayang Golek yang Dijaga di Dalam Keraton

1 Maret 2026
Dari Rakyat untuk Rakyat: ART CARE FOR SUMATRA
Budaya

Dari Rakyat untuk Rakyat: ART CARE FOR SUMATRA

1 Maret 2026
‘Let Them Eat Cake’: Ketika Seni Menyuarakan Jarak Kekuasaan dan Rakyat
Budaya

‘Let Them Eat Cake’: Ketika Seni Menyuarakan Jarak Kekuasaan dan Rakyat

25 Februari 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
KSMI Siapkan Liga Santri dan Piala Asia, Sepakbola Mini Kian Berkembang di Indonesia

KSMI Siapkan Liga Santri dan Piala Asia, Sepakbola Mini Kian Berkembang di Indonesia

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
KSMI Siapkan Liga Santri dan Piala Asia, Sepakbola Mini Kian Berkembang di Indonesia

KSMI Siapkan Liga Santri dan Piala Asia, Sepakbola Mini Kian Berkembang di Indonesia

23 Agustus 2026
Menanam Kebaikan Selagi Sempat

Menanam Kebaikan Selagi Sempat

23 Agustus 2026
Menjajal Jeram Kota: Ketika Kali Code Beralih Wajah dari “Got Raksasa” Menjadi Sirkuit Wisata

Menjajal Jeram Kota: Ketika Kali Code Beralih Wajah dari “Got Raksasa” Menjadi Sirkuit Wisata

23 Agustus 2026
Hadapi Puncak Musim Kering di Cilacap, Solusi Bangun Indonesia Salurkan 400 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak

Hadapi Puncak Musim Kering di Cilacap, Solusi Bangun Indonesia Salurkan 400 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak

22 Agustus 2026
KSMI Siapkan Liga Santri dan Piala Asia, Sepakbola Mini Kian Berkembang di Indonesia

KSMI Siapkan Liga Santri dan Piala Asia, Sepakbola Mini Kian Berkembang di Indonesia

23 Agustus 2026
Menanam Kebaikan Selagi Sempat

Menanam Kebaikan Selagi Sempat

23 Agustus 2026
Menjajal Jeram Kota: Ketika Kali Code Beralih Wajah dari “Got Raksasa” Menjadi Sirkuit Wisata

Menjajal Jeram Kota: Ketika Kali Code Beralih Wajah dari “Got Raksasa” Menjadi Sirkuit Wisata

23 Agustus 2026
Hadapi Puncak Musim Kering di Cilacap, Solusi Bangun Indonesia Salurkan 400 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak

Hadapi Puncak Musim Kering di Cilacap, Solusi Bangun Indonesia Salurkan 400 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak

22 Agustus 2026
Menjaga Bhinneka Tunggal Ika di Tengah Derasnya Arus Informasi Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Menjaga Bhinneka Tunggal Ika di Tengah Derasnya Arus Informasi Menjadi Tanggung Jawab Bersama

22 Agustus 2026
Gunungkidul jadi Tuan Rumah Apel Besar Hari Pramuka ke-65 DIY, Sri Sultan HB X Ingatkan Pesan Swasembada Pangan

Gunungkidul jadi Tuan Rumah Apel Besar Hari Pramuka ke-65 DIY, Sri Sultan HB X Ingatkan Pesan Swasembada Pangan

22 Agustus 2026