Kamis, 24 September 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home Opini

FWK Membisikkan Kebangsaan dari Diskusi-diskusi Kecil

Catatan Mohammad Nasir (Anggota Forum Wartawan Kebangsaan)

admin by admin
31 Oktober 2025
in Opini
0
0
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI – Diskusi-diskusi kecil dengan tema besar mengalir begitu saja dalam diskusi mingguan Forum Wartawan Kebangsaan (FWK). Dikatakan bertema besar karena membahas kepentingan rakyat, bangsa Indonesia, dan ke-Indonesia-an.

Banyak masalah yang kini dihadapi bangsa ini. Bertumpuk-tumpuk persoalan bangsa yang harus diselesaikan para pihak yang diberi kewenangan untuk mengurus.

Persoalan datang silih berganti, belum selesai yang satu, datang persoalan baru, bergema di mana-mana, seperti negeri dalam kekacauan. Peserta diskusi mengkhawatirkan Negara Kesatuan Republik Indonesia hancur.

Orang-orang pemerintahan yang diharapkan mampu menyelesaikan masalah, justru kadang-kadang menjadi bagian dari masalah.
Kebijakan dan dalam pelaksanaan menimbulkan masalah.

Banyak persoalan di berbagai bidang: hukum, politik, pemerintahan, ekonomi, pendidikan, industri, pertambangan, perubahan iklim, olahraga, dan lain-lainnya. Persoalan seringkali berubah menjadi gaduh.

Semua persoalan tersebut menjadi bahasan diskusi. Mencari duduk perkara, mencari solusi, memberi saran dan masukan.

Diskusi tidak pernah kekurangan tema penting yang harus dibahas. Bahkan terasa sulit mengagendakan dan memberi prioritas, karena dinamika isu berubah sangat cepat.

Dalam bulan September- Oktober 2025, contohnya, ketika ramai dibicarakan kasus dugaan korupsi yang mengguncang kementerian pendidikan terkait pengadaan komputer chrombook, ditimpa kasus lain.

Padahal kasus dugaan korupsi di kementerian pendidikan menjadi perhatian publik. Membawa serta mantan gus menterinya, dan dalam proses hukum.

Kejaksaan Agung menduga dugaan korupsi di kementerian pendidikan pada 2019- 2022 untuk program digitalisasi pendidikan menyebabkan kerugian keuangan negara hingga Rp 1,98 triliun (Kompas.com, 6 September 2025).

Ketika kasus tersebut belum selesai, ditimpa peristiwa kasus keracunan massal peserta didik akibat mengonsumsi makanan yang disediakan program makan bergizi gratis (MBG).

Berangkat dari kasus keracunan MBG, kemudian disorot masalah pengelolaan program bergizi gratis untuk anak sekolah yang masih amburadul, termasuk persoalan dapur, dan transparansi penggunaan anggaran.

Dunia pendidikan bertambah ruwet ketika 630 murid SMAN 1 Cimarga, Lebak, Banten, mogok belajar. Mereka kabarnya tidak terima seorang temannya ditempeleng guru ketika kedapatan merokok di sekolah.

“Masalah yang mencuat di dunia pendidikan ini serius. Harus segera ditangani oleh pemerintah. Ini alarm yang harus ditanggapi serius. Pemerintah harus bangkit membenahi pendidikan dari berbagai sisi. Kalau dunia pendidikan sampai kehilangan kepercayaan masyarakat, akan berbahaya untuk kelangsungan bangsa ini,” kata Hendry Ch. Bangun, mantan wartawan Harian Kompas yang pernah menjadi Wakil Ketua Dewan Pers.

Hendry turut hadir dan menjadi narasumber dalam diskusi FWK bertema carut-marutnya dunia pendidikan.

Tema lain yang pernah dibahas media sosial dan media pers berbagai platform adalah jabatan rangkap di kementerian dan komisaris-komisaris di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Jabatan rangkap ini menjadi persoalan ketika Presiden Prabowo Subianto sedang melakukan penghematan penggunaan anggaran negara.

Kinerja menteri-menteri juga sempat menjadi tema hangat diskusi kecil yang dihadiri wartawan-wartawan senior.

Wartawan yang hadir antara lain Jimmy S. Harianto, Yesayas Octavianus, AR. Loebis, Hendry Ch. Bangun, Budi Nugraha, Untung Kurniadi, Sayid Iskandarsyah, M. Iqbal Irsyad, Tatang Suherman, Herwan Pebriansyah, Herry Sinamarata, Berman Nainggolan L.Radja, Dadang Rachmat, Simon Leo Siahaan, dan Edi Kuswanto.

Karena diskusi FWK dikelola oleh wartawan, diskusi ini tidak pernah kehilangan tema. Bahkan tema-tema penting berjubel untuk dibahas, sehingga diperlukan pengelolaan isu, mana yang harus didahulukan.

Peserta dalam keseharian di kantor redaksi masing-masing sudah terbiasa mengelola isu harian yang dijadikan berita. Jadi suasana diskusi ini semacam rapat perencanaan redaksi yang membahas isu-isu penting.

Isu-isu penting menyangkut kepentingan rakyat, dan kebangsaan dibahas, dicari persoalannya, kemudian diberikan saran untuk penyelesaian.

Diskusi seperti yang sudah berlangsung selama ini dipimpin oleh Koordinator Nasional FWK Raja Parlindungan Pane, mantan pemimpin redaksi di Jakarta.
Raja memimpin diskusi dengan gaya lugas dan cerdas dalam menangkap setiap gagasan yang muncul.

“Diskusi ini terbuka untuk semua wartawan. Semakin banyak anggota diskusi semakin banyak pemikiran yang masuk. Kami di sini melihat persoalan bukan hanya dari satu sisi, tetapi dari berbagai sisi dan sudut pandang. Karena kami membutuhkan pemikiran dari semua peserta,” kata Raja Pane.

Untuk sementara ini diskusi mengambil tempat berpindah-pindah, karena belum mempunyai kantor tetap. Kadang-kadang berlangsung di ruang rapat media VOI Jalan Tanah Abang, Jakarta Pusat, dan kadang-kadang di ruang rapat Redaksi Suara Merdeka Biro Jakarta di Tebet.

Peserta yang hadir biasanya tidak banyak, sekitar 20 orang. Tetapi audiens sangat banyak di rumah masing-masing. Mereka mengikuti melalui media yang memberitakan hasil diskusi.

Beritanya direproduksi dan diamplifikasi. Gaungnya hampir di seluruh provinsi di Tanah Air, dan bahkan sampai luar negeri karena disebar-luaskan juga oleh media dalam berbagai bahasa dunia.

Dari diskusi-diskusi kecil itulah FWK membisikkan perjuangan kebangsaan kepada siapa saja yang mau mendengar.(*)

Tags: FWKKoranmerapi.idM. NasirRaja Pane

Related Posts

Mengalirkan Harapan: Peran Strategis KIM Kota Yogyakarta dalam Transformasi Tiga Sungai
Opini

Mengalirkan Harapan: Peran Strategis KIM Kota Yogyakarta dalam Transformasi Tiga Sungai

16 September 2026
Asrun, KY, dan Sapu Kotor
Opini

Asrun, KY, dan Sapu Kotor

11 September 2026
Kalau Alam Sudah Menegur
Opini

Kalau Alam Sudah Menegur

7 September 2026
Di Balik Kesuksesan Anak Laki-Laki, Ada Doa Ibu
Opini

Di Balik Kesuksesan Anak Laki-Laki, Ada Doa Ibu

6 September 2026
Bergada Notoyudo: Kesiapsiagaan Warga Menjaga Tradisi Kampung Notoyudan Kelurahan Pringgokusuman
Opini

Bergada Notoyudo: Kesiapsiagaan Warga Menjaga Tradisi Kampung Notoyudan Kelurahan Pringgokusuman

5 September 2026
Kapan Terakhir ke Pasar?
Opini

Kapan Terakhir ke Pasar?

31 Agustus 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, Bupati Gunungkidul Pimpin Aksi Gotong Royong Sinergi TNI-Polri di Kapanewon Semin

Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, Bupati Gunungkidul Pimpin Aksi Gotong Royong Sinergi TNI-Polri di Kapanewon Semin

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, Bupati Gunungkidul Pimpin Aksi Gotong Royong Sinergi TNI-Polri di Kapanewon Semin

Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, Bupati Gunungkidul Pimpin Aksi Gotong Royong Sinergi TNI-Polri di Kapanewon Semin

24 September 2026
FWK Doakan Emas Pertama Asian Games, Minta Presiden Prabowo Perhatikan Proses Pembinaan Atlet Bukan Sekadar Bonus 

FWK Doakan Emas Pertama Asian Games, Minta Presiden Prabowo Perhatikan Proses Pembinaan Atlet Bukan Sekadar Bonus 

24 September 2026
Donnie Brahmandhika, Consumer Product Marketing Manager - AMD Indonesia, dan Armawati Cen, Consumer Business Development Manager AMD Indonesia. (Foto: Agoes Jumianto)

AMD Perkuat AI PC dengan Ryzen AI 400 dan Ryzen AI Max+ Series, Bawa Performa AI hingga 60 TOPS

23 September 2026
Myanmar Bergabung, Asia Mini Football Championship Indonesia 2027 Perkuat Persahabatan Asia

Myanmar Bergabung, Asia Mini Football Championship Indonesia 2027 Perkuat Persahabatan Asia

22 September 2026
Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, Bupati Gunungkidul Pimpin Aksi Gotong Royong Sinergi TNI-Polri di Kapanewon Semin

Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, Bupati Gunungkidul Pimpin Aksi Gotong Royong Sinergi TNI-Polri di Kapanewon Semin

24 September 2026
FWK Doakan Emas Pertama Asian Games, Minta Presiden Prabowo Perhatikan Proses Pembinaan Atlet Bukan Sekadar Bonus 

FWK Doakan Emas Pertama Asian Games, Minta Presiden Prabowo Perhatikan Proses Pembinaan Atlet Bukan Sekadar Bonus 

24 September 2026
Donnie Brahmandhika, Consumer Product Marketing Manager - AMD Indonesia, dan Armawati Cen, Consumer Business Development Manager AMD Indonesia. (Foto: Agoes Jumianto)

AMD Perkuat AI PC dengan Ryzen AI 400 dan Ryzen AI Max+ Series, Bawa Performa AI hingga 60 TOPS

23 September 2026
Myanmar Bergabung, Asia Mini Football Championship Indonesia 2027 Perkuat Persahabatan Asia

Myanmar Bergabung, Asia Mini Football Championship Indonesia 2027 Perkuat Persahabatan Asia

22 September 2026
PTMSI DIY Kirimkan 8 Atlet Ke Kejurnas PB PTMSI Tahun 2026

PTMSI DIY Kirimkan 8 Atlet Ke Kejurnas PB PTMSI Tahun 2026

21 September 2026
Dukung Kemandirian Energi Nasional, Bupati Gunungkidul Hadiri Rapat Bersama Mentan di Jakarta

Dukung Kemandirian Energi Nasional, Bupati Gunungkidul Hadiri Rapat Bersama Mentan di Jakarta

21 September 2026