Senin, 6 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home Budaya

Dialog Budaya Malam Sabtu Kliwon: Membedah Simbolik Filosofi Gerbang Danawara Pura Pakualaman

admin by admin
11 Maret 2024
in Budaya
0
Dr. Sri Ratna Saktimulya, M.Hum memaparkan materi pada Dialog Budaya Malam Sabtu Kliwon bertajuk Wiwara Kusuma Winayang Reka, Engeta Angga Pribadi, Guna Titi Purun Tinjauan Sastra dan Naskah dalam Filosofi, Jumat (8/3/2024). (Merapi/Teguh)

Dr. Sri Ratna Saktimulya, M.Hum memaparkan materi pada Dialog Budaya Malam Sabtu Kliwon bertajuk Wiwara Kusuma Winayang Reka, Engeta Angga Pribadi, Guna Titi Purun Tinjauan Sastra dan Naskah dalam Filosofi, Jumat (8/3/2024). (Merapi/Teguh)

0
SHARES
130
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORANMERAPI.ID – Gerbang atau biasa disebut Regol Danawara sebagai akses utama memasuki Pura Pakualaman, bukan hanya merupakan pintu masuk biasa. Tetapi memiliki makna filosofis yang menjadi karakter dasar bagi tatanan dan sikap hidup Paku Alam yang bertahta beserta keluarga, para Sentana dan Abdi Dalamnya.

“Akses masuk utama ke Pura Pakualaman dari arah Selatan, diharapkan dapat dijadikan bekal introspeksi diri dalam menapaki kehidupan sehari hari,” tutur Dr. Sri Ratna Saktimulya, M. Hum Kepala Pusat Studi Kebudayaan UGM dalam pemaparannya pada Dialog Budaya Malam Sabtu Kliwon bertajuk Wiwara Kusuma Winayang Reka, Engeta Angga Pribadi, Guna Titi Purun Tinjauan Sastra dan Naskah dalam Filosofi, Jumat (8/3/2024) di Ruang Danawara Pura Pakualaman Yogyakarta.

Menurut pemilik nama Nyi Mas Tumenggung Sestrorukmi paringan Ndalem, Wiwara Kusumo Winayang Reka maksud dari ungkapan tersebut adalah bahwa Pura Pakualaman merupakan zona kehidupan yang memiliki kedalaman pemikiran filosofis. Memasuki Pura Pakualaman diartikan sebagai modal awal menuju ranah pemikiran yang mendalam.

“Engeta Angga Pribadi maknanya sebelum memasuki dunia pemikiran manusia harus mawas diri. Dan Guna Titi Purun kemampuan kecermatan dan kehendak. Maksudnya Pura Pakualaman merupakan kawasan dengan etos kerja serta merupakan kawasan dengan pemikiran yang rasional,” urainya.

Pada bagian atap tutup keong terdapat ornamen berupa tumbuh tumbuhan di dalam kolom segitiga sama kaki di tengahnya terdapat lingkaran memuat angka 7-3-1884 merupakan masa masa pemerintahan Paku Alam V(1878-1900) dapat dimakna pembangunan Regol dilakukan pada era PA V.

Sementara Sengkalan Wiwara Kusumo Winayang Reka merujuk pada angka tahun 1698 jawa jika dikonversi ke tahun Masehi 1764.

“Sengkalan ini menandai tahun kelahiran Adipati Paku Alam I,” tandas Saktimulya.

Sementara itu pembicara lainnya yaitu KPH Kusumoparastho, lebih banyak memaparkan terkait dengan filosofi terkait dengan ungkapan Wiwara Kusumo Winayang Reka, Engeta Angga pribadi guna Titi Purun yang merupakan kesatuan filosofi bagi kepakualaman.

“Ini kesatuan filosofi yang menjadi dasar utama watak dan karakter bagi setiap orang yang berada dalam kawasan Pura Pakualaman dalam menjalani kesehariannya,” ungkap budayawan Kadipaten Pakualaman ini.

Filosofi ini hendaknya memang tidak berhenti pada pemaknaannya saja yang terungkap, tetapi juga bagaimana filosofi itu menjadi falsafah hidup dan kehidupan masyarakat.

Sehingga filosofi dapat menjiwai tata kehidupan dan diterapkan secara konkrit dalam perilaku serta perbuatan sehari hari. Sepertinya itu yang akan menjadi penyangga keistimewaan Yogyakarta, karena adanya keselarasan antara nilai filosofi dalam praktik kehidupan masyarakatnya. (C3)

Tags: dialog budayaPakualamanSri Ratna SaktimulyaYogyakarta

Related Posts

Pentas Produksi Teater “AIR” Angkat Isu Keserakahan di TBY
Budaya

Pentas Produksi Teater “AIR” Angkat Isu Keserakahan di TBY

1 Maret 2026
Pameran “& Musik Menjadi Visual” Hadirkan Dialog Personal antara Musik dan Seni Rupa
Budaya

Pameran “& Musik Menjadi Visual” Hadirkan Dialog Personal antara Musik dan Seni Rupa

1 Maret 2026
Suara Wayang Golek yang Dijaga di Dalam Keraton
Budaya

Suara Wayang Golek yang Dijaga di Dalam Keraton

1 Maret 2026
Dari Rakyat untuk Rakyat: ART CARE FOR SUMATRA
Budaya

Dari Rakyat untuk Rakyat: ART CARE FOR SUMATRA

1 Maret 2026
‘Let Them Eat Cake’: Ketika Seni Menyuarakan Jarak Kekuasaan dan Rakyat
Budaya

‘Let Them Eat Cake’: Ketika Seni Menyuarakan Jarak Kekuasaan dan Rakyat

25 Februari 2026
Ber-‘Tegur Sapa’ Lewat Pameran Seni: Cara Reuni Mahasiswa ISI
Budaya

Ber-‘Tegur Sapa’ Lewat Pameran Seni: Cara Reuni Mahasiswa ISI

25 Februari 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
Gandeng Hotel Se-DIY, Kirana Group dan Bahana Luncurkan Toko Oleh-Oleh Daring untuk Angkat UMKM Lokal. Ini Buktinya!

Gandeng Hotel Se-DIY, Kirana Group dan Bahana Luncurkan Toko Oleh-Oleh Daring untuk Angkat UMKM Lokal. Ini Buktinya!

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
Gandeng Hotel Se-DIY, Kirana Group dan Bahana Luncurkan Toko Oleh-Oleh Daring untuk Angkat UMKM Lokal. Ini Buktinya!

Gandeng Hotel Se-DIY, Kirana Group dan Bahana Luncurkan Toko Oleh-Oleh Daring untuk Angkat UMKM Lokal. Ini Buktinya!

6 Juli 2026
Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Aset Daerah, DPRD Kulon Progo Tetapkan Dua Raperda

Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Aset Daerah, DPRD Kulon Progo Tetapkan Dua Raperda

6 Juli 2026
Sukses Sabet Juara 1 Tingkat DIY, Kelurahan Gunungketur Siap Maju ke Regional 2 Jawa-Bali

Sukses Sabet Juara 1 Tingkat DIY, Kelurahan Gunungketur Siap Maju ke Regional 2 Jawa-Bali

6 Juli 2026
Sukses Digelar! “One Day Trip to Wonosobo” PGC, Piknik Penuh Kebahagiaan dan Banjir Doorprize

Sukses Digelar! “One Day Trip to Wonosobo” PGC, Piknik Penuh Kebahagiaan dan Banjir Doorprize

6 Juli 2026
Gandeng Hotel Se-DIY, Kirana Group dan Bahana Luncurkan Toko Oleh-Oleh Daring untuk Angkat UMKM Lokal. Ini Buktinya!

Gandeng Hotel Se-DIY, Kirana Group dan Bahana Luncurkan Toko Oleh-Oleh Daring untuk Angkat UMKM Lokal. Ini Buktinya!

6 Juli 2026
Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Aset Daerah, DPRD Kulon Progo Tetapkan Dua Raperda

Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Aset Daerah, DPRD Kulon Progo Tetapkan Dua Raperda

6 Juli 2026
Sukses Sabet Juara 1 Tingkat DIY, Kelurahan Gunungketur Siap Maju ke Regional 2 Jawa-Bali

Sukses Sabet Juara 1 Tingkat DIY, Kelurahan Gunungketur Siap Maju ke Regional 2 Jawa-Bali

6 Juli 2026
Sukses Digelar! “One Day Trip to Wonosobo” PGC, Piknik Penuh Kebahagiaan dan Banjir Doorprize

Sukses Digelar! “One Day Trip to Wonosobo” PGC, Piknik Penuh Kebahagiaan dan Banjir Doorprize

6 Juli 2026
Samsung Solve for Tomorrow 2026 kembali digelar melalui Workshop Design Thinking. (Ist)

Samsung Solve for Tomorrow 2026 Latih 2.600 Peserta dengan Design Thinking

5 Juli 2026
Sukses Digelar, Ratusan Peserta Ikuti “Run & Jalan Nordick: Mlaku Lan Mlayu Mubeng Beteng” di Alun-Alun Kidul

Sukses Digelar, Ratusan Peserta Ikuti “Run & Jalan Nordick: Mlaku Lan Mlayu Mubeng Beteng” di Alun-Alun Kidul

5 Juli 2026