Senin, 6 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Kontak
  • Login
  • Register
Koran Merapi
Advertisement
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Merapi
No Result
View All Result
Home Budaya

Ketoprak Mataram Hidupkan Warisan Lewat Lakon “Kyai Praba Mataram”

admin by admin
29 April 2025
in Budaya
0
0
SHARES
28
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KORAN MERAPI — Di bawah langit temaram dan diiringi gemerincing gamelan yang lirih, halaman parkir Komplek Masjid Agung Makam Raja-Raja Mataram, Minggu (27/4/25) dan di malam itu berubah menjadi panggung hidup. Keluarga besar Ketoprak Mataram Yogyakarta mempersembahkan lakon “Kyai Praba Mataram”, menghidupkan kembali kisah pusaka dan warisan budaya yang nyaris terlupakan.

Dengan konsep tobong sederhana, pentas ini mengangkat kisah hilangnya Keris Probo Mataram — pusaka sakral Panembahan Senopati — yang dicuri makhluk halus alas Mentaok. Sutradara Sugiman Dwi Nurseto, komposer musik Bayu Papang SSN MSN, dan penata artistik Langen Budoyo, berkolaborasi menciptakan pertunjukan yang menggetarkan. Deretan aktor kawakan seperti Angger Sutisna, Bagong Sutrisno, dan Miyanto memperkuat pesan yang mengalir dari panggung ke hati penonton.

Dalam pementasan, Agus Podhang alias Agus Tugiana yang memerankan Ngabei Wirokerti merangkap Joyoruno, mengisahkan bagaimana tuduhan berat menimpa abdi dalem Jogoruno setelah pusaka raib. Ketegangan memuncak ketika Pangeran Purboyo memerintahkan penangkapan Jogoruno. Namun, kebenaran akhirnya terkuak: pusaka tersebut diambil oleh makhluk-makhluk gaib pengikut Ratu Kidul. Patih Mondoroko, dengan kerendahan hati, memohon langsung kepada Ratu Kidul hingga pusaka suci itu dikembalikan, menegaskan bahwa kekuatan menjaga pusaka bukan hanya bertumpu pada kekuasaan, melainkan juga kearifan dan kesadaran atas keterbatasan manusia.

Lebih dari sekadar drama pencurian pusaka, “Kyai Praba Mataram” membawa pesan penting tentang menjaga sumber kehidupan: air. Melalui simbol Sendang Selirang — mata air suci di Kotagede — pementasan ini mengingatkan pentingnya melestarikan alam. Sejak berabad-abad, sendang ini menjadi sumber air untuk upacara kerajaan dan kehidupan masyarakat. Kini, keberadaannya mulai terancam oleh kelalaian manusia.

Melalui kisah yang dihidupkan malam itu, para seniman Ketoprak Mataram mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga mata air, membersihkan sendang, dan melestarikan alam, sebagaimana kita menjaga pusaka leluhur. Sebab dalam air yang jernih, terjaga keberlangsungan hidup generasi mendatang.

Penonton memenuhi area pertunjukan, larut dalam gelombang emosi — dari tawa hingga keharuan mendalam — dan akhirnya hening ketika lantunan nasihat Panembahan Senopati bergema:
“Jaga pusakamu… jaga sumber airmu… sebab di sanalah nyawamu tertambat…”

Ketoprak Mataram malam itu bukan hanya sekadar hiburan budaya, melainkan juga seruan mendalam untuk menjaga bumi, air, dan warisan budaya sebagai pusaka sejati umat manusia. (**)

Tags: Ketoprak mataramKoranmerapi.idKyai Praba Mataram

Related Posts

Pentas Produksi Teater “AIR” Angkat Isu Keserakahan di TBY
Budaya

Pentas Produksi Teater “AIR” Angkat Isu Keserakahan di TBY

1 Maret 2026
Pameran “& Musik Menjadi Visual” Hadirkan Dialog Personal antara Musik dan Seni Rupa
Budaya

Pameran “& Musik Menjadi Visual” Hadirkan Dialog Personal antara Musik dan Seni Rupa

1 Maret 2026
Suara Wayang Golek yang Dijaga di Dalam Keraton
Budaya

Suara Wayang Golek yang Dijaga di Dalam Keraton

1 Maret 2026
Dari Rakyat untuk Rakyat: ART CARE FOR SUMATRA
Budaya

Dari Rakyat untuk Rakyat: ART CARE FOR SUMATRA

1 Maret 2026
‘Let Them Eat Cake’: Ketika Seni Menyuarakan Jarak Kekuasaan dan Rakyat
Budaya

‘Let Them Eat Cake’: Ketika Seni Menyuarakan Jarak Kekuasaan dan Rakyat

25 Februari 2026
Ber-‘Tegur Sapa’ Lewat Pameran Seni: Cara Reuni Mahasiswa ISI
Budaya

Ber-‘Tegur Sapa’ Lewat Pameran Seni: Cara Reuni Mahasiswa ISI

25 Februari 2026

Stay Connected

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

Penutupan Plengkung Nirboyo (Plengkung Gading) untuk Konservasi dan Keselamatan

15 Maret 2025
Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

Bukber Alumni SMPN 1 Jogja Tahun 1983: Ayo Reuni & Bernostalgia!

15 Maret 2025
Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

Mematahkan Stigma, Penyintas Stroke Lumpuh dan Dokternya Berlari Bersama di Bethesda Heritage Run 2026: “Stroke Bukan Akhir Segalanya”

17 Mei 2026
Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

Retno Soetarto : Dunia Hiburan dapat Memberikan Manfaat Dalam Hidupnya.

18 April 2024
Gandeng Hotel Se-DIY, Kirana Group dan Bahana Luncurkan Toko Oleh-Oleh Daring untuk Angkat UMKM Lokal. Ini Buktinya!

Gandeng Hotel Se-DIY, Kirana Group dan Bahana Luncurkan Toko Oleh-Oleh Daring untuk Angkat UMKM Lokal. Ini Buktinya!

0
Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

Dampak Exit Tol di Maguwoharjo Dipetakan, Dishub DIY Wacanakan Bundaran Besar

0
Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

Pelatih Fisik PSS Sleman Anel Hidic Benahi Fisik Pemain Secara Bertahap Hingga Capai Peak Performance Saat BRI Liga 1 Kembali Bergulir

0
Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

Begini ritual tahunan di Jogja, pelaku wisata untung

0
Gandeng Hotel Se-DIY, Kirana Group dan Bahana Luncurkan Toko Oleh-Oleh Daring untuk Angkat UMKM Lokal. Ini Buktinya!

Gandeng Hotel Se-DIY, Kirana Group dan Bahana Luncurkan Toko Oleh-Oleh Daring untuk Angkat UMKM Lokal. Ini Buktinya!

6 Juli 2026
Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Aset Daerah, DPRD Kulon Progo Tetapkan Dua Raperda

Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Aset Daerah, DPRD Kulon Progo Tetapkan Dua Raperda

6 Juli 2026
Sukses Sabet Juara 1 Tingkat DIY, Kelurahan Gunungketur Siap Maju ke Regional 2 Jawa-Bali

Sukses Sabet Juara 1 Tingkat DIY, Kelurahan Gunungketur Siap Maju ke Regional 2 Jawa-Bali

6 Juli 2026
Sukses Digelar! “One Day Trip to Wonosobo” PGC, Piknik Penuh Kebahagiaan dan Banjir Doorprize

Sukses Digelar! “One Day Trip to Wonosobo” PGC, Piknik Penuh Kebahagiaan dan Banjir Doorprize

6 Juli 2026
Gandeng Hotel Se-DIY, Kirana Group dan Bahana Luncurkan Toko Oleh-Oleh Daring untuk Angkat UMKM Lokal. Ini Buktinya!

Gandeng Hotel Se-DIY, Kirana Group dan Bahana Luncurkan Toko Oleh-Oleh Daring untuk Angkat UMKM Lokal. Ini Buktinya!

6 Juli 2026
Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Aset Daerah, DPRD Kulon Progo Tetapkan Dua Raperda

Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Aset Daerah, DPRD Kulon Progo Tetapkan Dua Raperda

6 Juli 2026
Sukses Sabet Juara 1 Tingkat DIY, Kelurahan Gunungketur Siap Maju ke Regional 2 Jawa-Bali

Sukses Sabet Juara 1 Tingkat DIY, Kelurahan Gunungketur Siap Maju ke Regional 2 Jawa-Bali

6 Juli 2026
Sukses Digelar! “One Day Trip to Wonosobo” PGC, Piknik Penuh Kebahagiaan dan Banjir Doorprize

Sukses Digelar! “One Day Trip to Wonosobo” PGC, Piknik Penuh Kebahagiaan dan Banjir Doorprize

6 Juli 2026
Samsung Solve for Tomorrow 2026 kembali digelar melalui Workshop Design Thinking. (Ist)

Samsung Solve for Tomorrow 2026 Latih 2.600 Peserta dengan Design Thinking

5 Juli 2026
Sukses Digelar, Ratusan Peserta Ikuti “Run & Jalan Nordick: Mlaku Lan Mlayu Mubeng Beteng” di Alun-Alun Kidul

Sukses Digelar, Ratusan Peserta Ikuti “Run & Jalan Nordick: Mlaku Lan Mlayu Mubeng Beteng” di Alun-Alun Kidul

5 Juli 2026